CILEGON, iNewsBanten - Keselamatan penumpang kapal penyeberangan menjadi perhatian Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten. Melalui pengawasan dan latihan keselamatan atau safety drill, KSOP berupaya memastikan awak kapal memiliki kesiapan menghadapi berbagai kondisi darurat selama pelayaran.
Salah satu kegiatan tersebut dilaksanakan di atas KMP Tranship 1, Selasa (13/10/2026). Latihan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan awak kapal dalam menjalankan prosedur penyelamatan ketika terjadi situasi yang membahayakan keselamatan pelayaran.
Raden Yogi Nugraha menjelaskan, latihan keselamatan diperlukan agar awak kapal tidak hanya memahami prosedur secara teori, tetapi juga memiliki keterampilan dalam menghadapi keadaan darurat.
Materi latihan mencakup penanganan kebakaran di atas kapal, proses evakuasi penumpang, serta penggunaan peralatan keselamatan yang tersedia di kapal.
Menurutnya, kesiapan awak kapal merupakan salah satu faktor penting dalam meminimalkan risiko ketika terjadi keadaan darurat selama perjalanan.
Selain meningkatkan kemampuan awak kapal, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pengawasan KSOP terhadap penerapan standar keselamatan pelayaran, termasuk ketentuan internasional *Safety of Life at Sea* (SOLAS).
Pengawasan dilakukan untuk memastikan prosedur keselamatan dijalankan sesuai ketentuan, sehingga awak kapal mampu memberikan respons yang tepat apabila menghadapi situasi darurat.
Latihan keselamatan secara berkala dinilai penting, terutama pada layanan penyeberangan yang memiliki mobilitas penumpang dan kendaraan cukup tinggi.
Melalui kegiatan ini, KSOP Kelas I Banten berharap kesiapan awak kapal terus meningkat, risiko kecelakaan dapat ditekan, serta masyarakat memperoleh layanan transportasi laut yang lebih aman dan nyaman.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
