Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Cuaca Buruk Hambat Pencarian Nelayan Hilang di Laut Kalianda
Advertisement . Scroll to see content

Terseret Ombak, 1 Nelayan Tambak Pandeglang Ditemukan Meninggal oleh Tim Sar Gabungan 

Senin, 06 Februari 2023 | 18:00 WIB
  • author Erdi
Terseret Ombak, 1 Nelayan Tambak Pandeglang Ditemukan Meninggal oleh Tim Sar Gabungan 
1 Nelayan Tambak Pandeglang Ditemukan Meninggal oleh Tim Sar Gabungan (humas basarnas banten)

SERANG, iNewsBanten - Tim gabungan Basarnas Banten yang diterjunkan mencari 2 orang nelayan tambak kembali menemukan 1 orang nelayan dalam kondisi meninggal dunia di Pantai Cibungur, Desa Cibungur, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Awalnya, tim gabungan berhasil menemukan Ade (40) dalam kondisi meninggal dunia sejauh 5 kilometer dari lokasi kejadian pertama dan kembali melanjutkan pencarian 1 orang nelayan bernama Toni Patoni (35).

Setelah sempat istirahat, tim gabungan berhasil menemukan korban kedua atas nama Toni Patoni dalam kondisi meninggal dunia sejauh 3 kilometer dari lokasi kejadian pertama. Korban langsung dievakuasi dan diserahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Tim SAR Gabungan menemukan korban sejauh 3.79 NM dari lokasi kejadian pertama dalam keadaan meninggal dunia dan langsung di evakuasi ke Rumah Duka. Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan Unsur yang terlibat di kembalikan kesatuannya masing-masing dengan ucapan terimakasih,” kata Kepala Basarnas Banten Adil Triyanto melalui keterangan presrilis, Senin (6/2/2023).

Diberitakan sebelumnya, 3 orang nelayan tambak yang sedang membetulkan paralon tambak hilang terseret ombak Pantai Cibungur. Ketiga nelayan tersebut yakni Didi (47), Ade (40) dan Toni Patoni (35).

Pada saat kejadian, Didi berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke pinggir pantai sedangkan kedua rekannya sempat dinyatakan hilang. Tim gabungan yang dibantu oleh beberapa instansi terkait baru berhasil menemukan kedua korban dengan waktu yang berbeda dalam kondisi tidak bernyawa.

Editor: Mahesa Apriandi

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut