Wawasan Kebangsaan Masih Lemah di Akar Rumput, Kesbangpol Serang Turun ke Desa
SERANG, iNewsBanten- Masih lemahnya pemahaman tentang nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa di tingkat desa mendorong Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Serang menggelar sosialisasi langsung ke warga.
Kegiatan itu berlangsung di Aula Kantor Desa Sindang Mandi, Kecamatan Anyar, Rabu (31/7/2025), dan menyasar langsung para Ketua RT, RW, serta perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan, Anton Hermawanto, menyebut kegiatan ini bukan sekadar rutinitas penyuluhan, tetapi bagian dari upaya memperkuat ketahanan ideologi negara.
“Kalau desa tidak diperkuat dengan wawasan kebangsaan, akan mudah dimasuki paham-paham yang bertentangan dengan nilai luhur bangsa. Ini langkah antisipatif,” kata Anton.
Sementara itu, Dikdik Abdul Hamid, Kepala Bidang Politik Dalam Negeri (Poldagri) Kesbangpol Serang, menyayangkan masih minimnya inisiatif dari pemerintah desa untuk membumikan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Empat Pilar bukan wacana elit. Ini amanat konstitusi. Kalau kepala desa mau serius, bisa mulai dari alokasi dana desa untuk kegiatan yang menyentuh akar seperti ini,” ujarnya tegas.
Empat Pilar yang dimaksud yakni:
1. Pancasila sebagai ideologi negara,
2. UUD 1945 sebagai landasan hukum,
3. NKRI sebagai bentuk negara, dan
4. Bhinneka Tunggal Ika sebagai perekat keberagaman.
Pj Kepala Desa Sindang Mandi, Munimi S.Pd., M.Si., dalam sambutannya mengaku mendukung penuh kegiatan tersebut. Ia berharap perangkat desa tak sekadar hadir secara administratif, tetapi juga menjadi pelaku penguatan karakter warga.
“Kita sering lupa, nilai-nilai dasar bangsa ini seharusnya jadi panduan dalam melayani masyarakat, bukan hanya untuk dihafal,” ucap Munimi.
Acara ditutup dengan sesi dialog yang justru menjadi momen penting. Beberapa Ketua RT menyampaikan kegelisahan mereka soal mulai memudarnya semangat gotong royong dan meningkatnya konflik akibat perbedaan pilihan politik di akar rumput.
Kesbangpol menyatakan siap mendampingi desa-desa lain untuk menggelar kegiatan serupa. Targetnya, seluruh wilayah administratif di Kabupaten Serang memiliki pemahaman yang kuat untuk menangkal radikalisme, menjaga keutuhan NKRI, dan memperkuat cinta tanah air.
“Kalau karakter bangsa dibentuk dari desa, Indonesia tidak akan mudah digoyang oleh provokasi atau pengaruh luar,” pungkas Anton.
Editor : Mahesa Apriandi