get app
inews
Aa Text
Read Next : Banjir Membawa Berkah, Warga Pringwulung Serang Panen Ikan di Sawah Terendam

Bantuan Sembako Datang Saat Warga Cilegon Berjuang Pulih Pasca Banjir

Minggu, 04 Januari 2026 | 07:23 WIB
header img
H.Sokhidin SH, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon saat bagikan paket sembako kepada warga terdampak banjir

CILEGON, iNewsBanten - Genangan air yang merendam rumah warga di sejumlah wilayah Kota Cilegon memang perlahan surut. Namun, bagi banyak keluarga, dampak banjir belum benar-benar berakhir. Aktivitas terganggu, perabot rusak, dan kebutuhan dapur menjadi persoalan paling mendesak setelah hujan deras mengguyur kota ini pada Jumat malam (2/1/2026).

‎Di tengah kondisi tersebut, bantuan kebutuhan pokok mulai diterima warga di beberapa kelurahan terdampak, seperti Kubangsari, Citangkil, Samangraya, dan Lebak Denok. Bantuan ini menyasar langsung rumah-rumah warga yang sebelumnya terendam, tanpa seremoni, agar dapat segera dimanfaatkan.

‎Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon, Sokhidin, mengatakan penyaluran bantuan difokuskan pada kebutuhan paling mendasar warga pascabanjir. Menurutnya, banyak warga yang belum bisa kembali beraktivitas normal karena harus membersihkan rumah, memperbaiki perabot, hingga mengamankan sisa barang yang terdampak air.

‎“Yang dibutuhkan warga saat ini bukan sekadar kehadiran, tapi bantuan yang bisa langsung digunakan. Bahan pokok ini diharapkan membantu keluarga tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama di masa pemulihan,” ujarnya.

‎Bantuan sembako tersebut merupakan dukungan dari Anggota DPR RI Annisa M.A Mahesa, yang disalurkan untuk meringankan beban warga terdampak banjir. Paket bantuan berisi kebutuhan pokok yang dapat langsung dimasak dan dikonsumsi, mengingat sebagian warga masih kesulitan berbelanja akibat kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya pulih.

‎Di beberapa titik, warga mengaku banjir bukan hanya merendam rumah, tetapi juga memutus rutinitas harian. Anak-anak terpaksa belajar di rumah, sementara sebagian orang tua tidak bisa bekerja karena akses jalan dan lingkungan sekitar belum sepenuhnya aman.

‎Selain bantuan, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Cuaca ekstrem diperkirakan masih akan berlangsung hingga Februari, dengan intensitas hujan yang dapat kembali memicu genangan, terutama di wilayah rawan.

‎Warga berharap, selain bantuan darurat, ke depan ada langkah nyata untuk mengurangi risiko banjir berulang. Sebab bagi mereka, banjir bukan sekadar peristiwa musiman, melainkan masalah yang terus mengganggu kehidupan sehari-hari.

Editor : Mahesa Apriandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut