get app
inews
Aa Text
Read Next : Wamenhub Pastikan Kelancaran Puncak Arus Nataru di Pelabuhan Pelindo Regional II Banten

Ketika Akses Terendam di Ciwandan, Bantuan Datang untuk Menjaga Warga Tetap Bertahan

Minggu, 04 Januari 2026 | 19:23 WIB
header img
Perwakilan manajemen PT Pelindo Regional II Banten serahkan bantuan 500 paket kepada Pemerintah Kecamatan Ciwandan

CILEGON, iNewsBanten – Hujan yang turun sejak malam hari membuat air menggenangi sejumlah ruas jalan di kawasan Ciwandan, Kota Cilegon. Genangan tersebut bukan hanya memperlambat arus kendaraan, tetapi juga memutus akses warga menuju tempat kerja, sekolah, dan pusat aktivitas ekonomi. Di beberapa titik, air bertahan cukup lama, memaksa warga menunda aktivitas dan bertahan di rumah dengan keterbatasan kebutuhan harian.

‎Kondisi ini turut berdampak pada jalur menuju kawasan pelabuhan. Meski genangan tidak masuk ke area operasional Pelabuhan Ciwandan, akses keluar-masuk kawasan sempat terganggu. Situasi tersebut memperlihatkan betapa banjir tidak sekadar persoalan air yang meluap, tetapi juga menyangkut keberlangsungan hidup warga di sekitarnya.

‎Di tengah kondisi tersebut, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten menyalurkan 500 paket sembako kepada masyarakat yang terdampak langsung. Bantuan ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama aktivitas harian mereka terhambat akibat banjir.

‎General Manager Pelindo Regional 2 Banten, Benny Ariadi, menjelaskan bahwa banjir yang terjadi membawa dampak nyata bagi warga, terutama dalam hal mobilitas dan pemenuhan kebutuhan pokok. Menurutnya, respons terhadap kondisi darurat harus berangkat dari situasi riil yang dihadapi masyarakat.

‎“Air yang menggenang di sejumlah titik jalan membuat aktivitas warga terganggu. Banyak yang kesulitan beraktivitas seperti biasa. Dalam kondisi seperti ini, kebutuhan paling mendesak adalah memastikan warga tetap bisa memenuhi kebutuhan dasarnya,” ujar Benny.

‎Ia menambahkan, Pelindo tidak memandang kawasan Ciwandan semata sebagai wilayah operasional, tetapi juga sebagai ruang hidup masyarakat yang memiliki keterkaitan langsung dengan aktivitas pelabuhan. Ketika lingkungan sekitar terdampak, perusahaan juga ikut merasakan dampaknya.

‎“Kami berada dan tumbuh bersama masyarakat Ciwandan. Karena itu, saat warga mengalami kesulitan akibat banjir, sudah menjadi tanggung jawab kami untuk hadir dan membantu, bukan hanya menjaga operasional,” katanya.

‎Bantuan sembako yang disalurkan diharapkan dapat membantu warga bertahan di masa pemulihan, terutama bagi keluarga yang aktivitas ekonominya terhenti sementara akibat banjir dan akses jalan yang belum sepenuhnya pulih.

‎Di sisi lain, Pelindo Regional 2 Banten memastikan bahwa kegiatan kepelabuhanan tetap berjalan dengan pengawasan ketat. Koordinasi dilakukan dengan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk memantau kondisi akses jalan dan memastikan arus logistik tetap aman.

‎“Kami terus berkoordinasi dan memantau kondisi lapangan. Prioritas kami bukan hanya kelancaran operasional, tetapi juga keselamatan serta kondisi masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan,” ujar Benny.

‎Pelindo menyatakan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam penanganan dampak bencana dan memperkuat sinergi dengan berbagai pihak. Banjir di Ciwandan menjadi pengingat bahwa kawasan industri dan permukiman warga tidak bisa dipisahkan, serta membutuhkan kepedulian bersama agar dampak bencana tidak sepenuhnya ditanggung masyarakat.

Editor : Mahesa Apriandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut