Sosialisasi Industri di Ciwandan Buka Ruang Aspirasi Warga Kepuh
CILEGON, iNewsBanten.id – Keberadaan industri di tengah permukiman masyarakat tidak cukup hanya membangun hubungan baik dengan warga. Keterbukaan informasi, penyerapan tenaga kerja lokal, hingga kontribusi terhadap lingkungan sekitar menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan antara perusahaan dan masyarakat.
Hal tersebut menjadi perhatian dalam sosialisasi industri yang digelar PT Indorama bersama unsur masyarakat Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan unsur Forkopimcam Ciwandan, ketua RT dan RW se-Kelurahan Kepuh, Karang Taruna, tokoh masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan.
Pertemuan ini menjadi ruang komunikasi antara perusahaan dan masyarakat untuk membahas keberadaan serta aktivitas industri yang bersinggungan langsung dengan kehidupan warga sekitar.
General Manager PT Indorama, H. Malim Hander Joni, mengatakan komunikasi dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjalankan kegiatan industri. Menurutnya, perusahaan perlu membangun keterbukaan informasi agar keberadaan industri dapat dipahami dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Sosialisasi ini merupakan salah satu bentuk komunikasi dan upaya membangun sinergitas antara pihak industri dengan masyarakat,” ujar Malim.
Ia berharap komunikasi yang terbangun tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat memperkuat hubungan antara perusahaan, pemerintah setempat, dan masyarakat.
Malim juga menekankan pentingnya membangun pemahaman bersama agar aktivitas industri dapat berjalan selaras dengan kepentingan masyarakat.
“Saya berharap dapat mempererat hubungan yang harmonis, meningkatkan keterbukaan informasi, serta membangun pemahaman bersama agar keberadaan industri dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat di sekitar perusahaan,” katanya.
Sosialisasi tersebut sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi terkait keberadaan industri di wilayah Kepuh.
Ke depan, hubungan antara perusahaan dan masyarakat diharapkan tidak hanya terbangun melalui komunikasi, tetapi juga melalui kontribusi nyata yang dapat dirasakan warga di sekitar kawasan industri.
Editor: Mahesa Apriandi