Bagi mereka, kebun dan kolam bukan hanya tempat bekerja, tetapi juga ruang belajar dan memperbaiki diri.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyampaikan apresiasi terhadap upaya lapas dan rutan di seluruh Indonesia yang terus membuka ruang bagi warga binaan untuk memperoleh keterampilan, sekaligus berkontribusi pada ketahanan pangan.
Riko Stiven mengatakan, kegiatan ini memberi makna lebih dari sekadar hasil panen.
“Yang paling penting bukan hanya sayuran atau ikan yang kami panen, tetapi rasa percaya diri dan harapan baru yang tumbuh pada warga binaan. Mereka belajar bahwa masih ada kesempatan untuk berubah dan berguna,” ujarnya.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
