Komandan Regu (Danru) 3 UPT Damkar Ciledug, Syuhada, menjelaskan bahwa proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan dan membutuhkan ketelitian tinggi.
“Kami menggunakan gerinda kecil dan obeng untuk memperlebar lubang secara perlahan. Prosesnya harus sangat hati-hati agar tidak melukai jari anak,” ujarnya.
Evakuasi berlangsung sekitar satu jam. Berkat kesabaran dan keahlian petugas, jari korban akhirnya berhasil dikeluarkan tanpa mengalami luka serius.
“Alhamdulillah, evakuasi berjalan lancar dan tidak ada luka pada korban,” tambahnya.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
