Wisatawan Keluhkan Tarif Gazebo dan Tiket di Pantai Pasput, Dispar Lebak Diminta Tertibkan Pengelola
LEBAK, iNewsBanten – Destinasi wisata pantai di wilayah Lebak Selatan kembali menjadi primadona saat libur panjang dan momen Hari Raya. Namun, sejumlah keluhan dari wisatawan terkait tarif dan fasilitas di lokasi wisata mulai mencuat dan berpotensi menurunkan minat kunjungan.
Salah satu pengunjung asal Bogor, Suhandi, mengaku kecewa saat berlibur bersama keluarganya ke Pantai Pasput yang berada di Desa Ciparahu, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten pada Sabtu (21/03/2026).
Menurutnya, sejumlah biaya yang dikenakan di lokasi wisata tersebut dinilai tidak sebanding dengan fasilitas yang diberikan kepada pengunjung.
“Kami cukup kaget dengan biaya yang harus dikeluarkan. Untuk sewa gazebo saja dikenakan Rp20.000, padahal ukurannya kecil dan hanya berupa saung biasa. Selain itu, tiket masuk kendaraan pribadi juga mencapai Rp15.000,” ujar Suhandi saat menghubungi iNewsBanten.
Dia menyampaikan, kondisi gazebo yang disewakan dinilai kurang memadai dan tidak didukung fasilitas tambahan seperti kebersihan yang optimal maupun layanan penunjang lainnya.
“Kalau memang fasilitasnya bagus, rapih, atau ada tambahan seperti WiFi mungkin masih bisa dimaklumi. Tapi ini kondisinya biasa saja, sementara harga yang dipatok cukup tinggi. Apalagi kami juga tetap membeli makanan dan minuman di warung sekitar,” tambahnya.
Kondisi tersebut, membuat dia dan keluarga merasa kurang nyaman dan mempertimbangkan untuk tidak kembali berkunjung ke lokasi tersebut di kemudian hari.
“Jujur saja, kami jadi kapok. Sudah jauh-jauh datang ke pantai selatan, harapannya bisa menikmati suasana dengan harga yang masih terjangkau, tapi kenyataannya berbeda,” ucapnya.
Suhandi menilai, persoalan tarif dan pengelolaan fasilitas di kawasan wisata perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah, khususnya Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak.
Dia berharap adanya pengawasan dan penertiban terhadap pengelola wisata maupun pelaku usaha di sekitar lokasi pantai, agar tidak menetapkan harga secara sepihak yang dapat merugikan pengunjung.
“Kami berharap Dispar Lebak bisa memberikan himbauan dan melakukan pengawasan secara rutin, supaya wisatawan dari luar daerah seperti Jabodetabek bisa merasa nyaman dan puas saat berkunjung ke Lebak Selatan,” katanya.
Menurutnya, jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin akan berdampak pada menurunnya jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan pantai di Lebak Selatan.
“Hal-hal seperti ini memang terlihat kecil, tapi dampaknya besar. Bisa membuat pengunjung kapok dan akhirnya enggan datang kembali,” ucapnya.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
