PANDEGLANG, iNewsBanten - Kondisi memprihatinkan terjadi di SDN Cimanggu 3, Kabupaten Pandeglang. Sejumlah ruang kelas di sekolah tersebut dilaporkan mengalami kerusakan parah dan tidak kunjung mendapatkan perbaikan dari pemerintah daerah, sehingga mengganggu proses kegiatan belajar mengajar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa bangunan ruang kelas di SDN Cimanggu 3 sudah bertahun-tahun dalam kondisi tidak layak pakai. Atap bocor, dinding retak, hingga fasilitas yang rusak menjadi pemandangan sehari-hari bagi para siswa.
Akibat keterbatasan ruang kelas yang masih bisa digunakan, pihak sekolah terpaksa menerapkan sistem pembelajaran bergantian. Kelas 1 dan Kelas 2 harus menggunakan satu ruang secara bergiliran, sehingga waktu belajar menjadi terbatas dan tidak maksimal.
Tak hanya itu, kondisi darurat juga memaksa pihak sekolah mengalihfungsikan sejumlah ruangan. Kelas 5 saat ini menempati ruang perpustakaan untuk kegiatan belajar, sementara Kelas 4 harus menggunakan ruang UKS sebagai ruang kelas darurat.
Situasi lebih memprihatinkan dialami oleh siswa Kelas 3. Ruang kelas yang digunakan mengalami kebocoran parah, sehingga saat hujan turun, proses belajar mengajar tidak dapat dilakukan di dalam ruangan. Para siswa terpaksa dipindahkan ke teras sekolah agar kegiatan belajar tetap berjalan, meski dalam kondisi yang jauh dari kata layak.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
