Kepala SDN Cimanggu 3, Nunung Hasanah S.Pd, mengungkapkan bahwa kondisi ini sudah berlangsung cukup lama tanpa adanya penanganan serius dari pemerintah.
“Beberapa ruang kelas memang sudah lama rusak dan belum ada perbaikan. Kami terpaksa melakukan berbagai penyesuaian agar kegiatan belajar tetap berjalan, meskipun sangat terbatas,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Menurutnya, pihak sekolah telah berulang kali mengajukan permohonan perbaikan, namun hingga kini belum ada realisasi yang signifikan dari pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Kabupaten Pandeglang.
Kondisi ini pun memunculkan pertanyaan besar terkait komitmen pemerintah daerah dalam menjamin akses pendidikan yang layak bagi siswa, terutama di wilayah pelosok. Minimnya perhatian terhadap sarana pendidikan dinilai berpotensi menghambat kualitas belajar siswa dan menciptakan ketimpangan pendidikan.
Sejumlah pihak mendesak Pemerintah Kabupaten Pandeglang untuk segera turun tangan melakukan perbaikan menyeluruh terhadap fasilitas sekolah tersebut, agar para siswa dapat belajar dengan aman dan nyaman tanpa harus menghadapi risiko setiap harinya.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
