SERANG, iNewsBanten - Muhamad Irfan, CEO Banten Creatif Festival (BCF) 2026 yang sempat menghadirkan grup band For Revenge serta Tepe Marapthon dalam event musik di Banten, mengaku menjadi korban dugaan penyalahgunaan data pribadi yang menyeret namanya ke dalam tunggakan pembiayaan di perusahaan leasing Mutiara Multi Finance, Kota Serang.
Kasus tersebut terungkap setelah Irfan melakukan pengecekan riwayat kredit melalui perbankan dan data OJK. Ia mengaku terkejut saat mengetahui namanya tercatat memiliki tunggakan pembiayaan di perusahaan leasing, padahal dirinya merasa tidak pernah mengajukan kredit maupun pinjaman di perusahaan tersebut.
Atas temuan itu, Irfan kemudian mendatangi langsung kantor Mutiara Multi Finance yang berada di Jalan KH Sochari, Sumur Pecung, Kota Serang, untuk meminta klarifikasi terkait munculnya data pembiayaan atas namanya.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
