Menurut Irfan, dugaan penggunaan data pribadinya diduga bukan baru terjadi satu kali. Dari hasil penelusuran sementara, transaksi pembiayaan tersebut disebut sudah berlangsung dalam kurun waktu cukup lama.
Baca Juga:
“Setelah dicek ternyata transaksi ini sudah terjadi bertahun-tahun. Bahkan bukan hanya satu kali penggunaan data pribadi saya. Ini jelas sangat merugikan nama baik saya,” ujar Irfan kepada wartawan, Minggu (17/5/2026).
Kasus ini memunculkan pertanyaan serius terkait sistem verifikasi identitas yang digunakan perusahaan pembiayaan. Sebab, pengajuan kredit diduga dapat lolos tanpa adanya konfirmasi langsung kepada pemilik identitas asli.
Editor : Mahesa Apriandi
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Artikel Terkait
BERITA POPULER
+
News Update
