Dugaan Kebocoran Data Leasing Menimpa CEO Banten Creatif Festival

Erdi
Muhamad Irfan, CEO Banten Creatif Festival (BCF) 2026 yang mendatangi kantor leasing Mutiara Multi Finance menjadi korban kebocoran data, foto: ist

Kuasa hukum Irfan dari Raden Elang Mulyana Law Office menyebut pihaknya tengah mengkaji kemungkinan adanya unsur pidana maupun perdata dalam perkara tersebut.

“Kami sedang mempertimbangkan langkah hukum, termasuk laporan pidana dan gugatan perbuatan melawan hukum atau PMH terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat,” ujar kuasa hukum Irfan.

Pihak kuasa hukum juga menyinggung Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) Nomor 27 Tahun 2022 serta sejumlah ketentuan dalam UU ITE terkait penggunaan, pengungkapan, hingga dugaan pemalsuan data pribadi tanpa persetujuan pemilik data.

Dalam UU PDP, penggunaan data pribadi tanpa hak dapat dikenai ancaman pidana penjara serta denda miliaran rupiah apabila terbukti dilakukan secara melawan hukum.

Sementara itu, pihak Mutiara Multi Finance melalui Kepala Cabang bernama Babay disebut mengakui adanya dugaan kebocoran data dari sistem verifikasi internal perusahaan.

Bahkan saat dikonfirmasi ke kantor pusat, perusahaan disebut tengah melakukan pengecekan ulang terkait data pembiayaan atas nama Irfan serta dugaan kesalahan pada sistem perusahaan.

Editor : Mahesa Apriandi

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4 5

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network