Di Tengah Lonjakan Penumpang, KSOP Banten Jaga Stabilitas Arus Penyeberangan Selat Sunda

Esa Budaya
Irjen Pol. Hermanta, M.H., M.M., M.Mar., Plt. Kepala KSOP Banten Foto Istimewa

CILEGON, iNewsBantenKantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banten menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026 di lintasan penyeberangan Selat Sunda.

Irjen Pol. Hermanta, M.H., M.M., M.Mar., selaku Kepala Kebijakan Transport dan Plt. Kepala KSOP Banten, menegaskan bahwa pengendalian arus penyeberangan dilakukan melalui koordinasi intensif bersama ASDP, Polda Banten, serta Dinas Kesehatan.

“Koordinasi lintas instansi kami lakukan secara intensif untuk memastikan arus penyeberangan tetap berjalan aman, tertib, dan kondusif, meskipun terjadi lonjakan penumpang,” ujarnya, Selasa (24/03/2026).

Antrean kapal sempat terjadi di Pelabuhan Merak akibat tingginya volume kendaraan dan penumpang. Namun, secara umum operasional pelabuhan tetap terkendali berkat pengaturan dan kendali dari KSOP sebagai otoritas pelabuhan.

Salah satu pemudik asal Lampung, Andi, mengaku puas dengan pelayanan selama perjalanan.

“Mudik kali ini aman, pelayanannya juga cepat dan ramah. Bahkan menurut saya sudah bagus,” ujarnya.

Namun, tidak semua pemudik merasakan hal yang sama. Seorang pemudik lainnya, Rizal (35), asal Jakarta, mengaku harus menunggu cukup lama di dalam kapal sebelum bisa bersandar di Pelabuhan Merak.

“Lumayan lama nunggu di kapal, mungkin karena antre sandar. Tapi masih bisa dipahami karena memang lagi padat,” katanya.

Meski demikian, lonjakan arus mudik dan balik menyebabkan antrean kapal untuk sandar di Pelabuhan Merak sehingga waktu tunggu menjadi lebih lama. Dalam hal ini, KSOP berperan dalam pengaturan jadwal sandar dan distribusi kapal guna menjaga keseimbangan arus.

Hermanta menjelaskan, salah satu strategi yang diterapkan adalah pembagian arus penyeberangan ke tiga pelabuhan untuk mengurai kepadatan.

“Kami melakukan distribusi arus ke beberapa pelabuhan agar beban tidak terpusat di satu titik, sehingga pelayanan tetap optimal,” katanya.

Sementara Kapten Kapal Royce I, Capt Amir Ansori, menyebutkan bahwa kebijakan tersebut turut berdampak pada stabilitas muatan kapal selama periode mudik dan balik Lebaran.

“Kalau kita lihat, kondisi muatan tahun ini memang tidak terlalu signifikan dibandingkan tahun kemarin. Salah satu penyebabnya karena adanya pembagian ke tiga pelabuhan,” katanya.

Ia menjelaskan, di Pelabuhan Ciwandan jumlah trip kapal mengalami penurunan dengan rata-rata tiga trip per hari, dengan kapasitas sekitar 1.640 unit sepeda motor dan 3.000 penumpang dalam satu kali muat.

Sementara di Pelabuhan Merak, jumlah trip kapal dalam kondisi normal mencapai delapan trip per hari. Namun saat momentum Lebaran, sejumlah kapal dialihkan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan.

Jumlah armada pun meningkat dari sekitar 52 kapal menjadi 57 kapal, yang berdampak pada kepadatan kapasitas dermaga.

“Biasanya satu dermaga diisi empat kapal, sekarang menjadi lima kapal,” ujarnya.

Menurut Capt Amir, kapal yang datang belakangan harus menunggu giliran sandar dengan waktu yang bervariasi, terutama saat puncak arus mudik dan balik. Hal tersebut sepenuhnya berada dalam pengaturan KSOP sebagai otoritas pelabuhan.

Ia menambahkan, strategi menahan kendaraan di dalam kapal juga dilakukan untuk mengurangi kemacetan di darat.

“Kendaraan sengaja ditahan di kapal agar tidak menumpuk di darat. Kalau macet di darat, dampaknya bisa lebih luas ke jalan umum,” katanya.

Meski begitu, kondisi tersebut kerap menimbulkan ketidaknyamanan bagi penumpang akibat lamanya waktu tunggu.

Capt Amir menegaskan, pengaturan jadwal sandar sepenuhnya menjadi kewenangan pihak pelabuhan.

“Kami hanya menjalankan instruksi. Kalau belum ada dermaga kosong, kami harus menunggu,” tegasnya.

Hermanta pun mengimbau masyarakat untuk tetap tertib dan menjaga kenyamanan selama berada di atas kapal.

“Kami mengajak penumpang untuk tidak mudah terpancing emosi dan tetap mengikuti aturan demi kelancaran bersama,” pungkasnya.

Editor : Mahesa Apriandi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network