‎PPP Banten Konsolidasi di Tengah Dinamika Internal, Neng Siti Bidik Penguatan Mesin Partai ‎

Febri Febrianto
Foto istimewa: Neng Siti julaeha Ketua DPW PPP Provinsi Banten

LEBAK, iNewsBanten.id — DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Banten mulai memperkuat konsolidasi organisasi di tengah dinamika internal partai. Penguatan struktur hingga tingkat akar rumput menjadi salah satu agenda kepengurusan yang dipimpin Neng Siti Julaeha dalam menghadapi agenda politik mendatang. Senin ( 21/9/2026) 

‎Langkah tersebut mengemuka dalam pengukuhan kepengurusan DPW PPP Provinsi Banten yang dihadiri sejumlah kader, kepala daerah dan tamu undangan.

‎Ketua DPW PPP Banten Neng Siti Julaeha mengatakan konsolidasi internal menjadi bagian penting untuk memperkuat struktur dan kerja politik partai hingga tingkat bawah.

‎PPP, menurutnya, juga perlu memperkuat komunikasi dengan masyarakat dan menghadirkan program yang berkaitan dengan kebutuhan warga. Konsolidasi tidak berhenti di tingkat provinsi, tetapi akan dilanjutkan ke struktur kabupaten/kota hingga akar rumput.

‎Agenda tersebut berlangsung di tengah dinamika kepengurusan PPP Banten yang sebelumnya bergulir ke ranah hukum. Berdasarkan pemberitaan sejumlah media, sengketa tersebut berkaitan dengan kepengurusan DPW PPP Banten dan telah diperiksa di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

‎PN Jakarta Pusat menyatakan gugatan yang diajukan Subadri Ushuluddin dan Ahmad Fauzi tidak dapat diterima karena dinilai prematur. Pihak Subadri-Ahmad Fauzi kemudian menyatakan akan menempuh upaya hukum kasasi. Dengan demikian, perkembangan proses hukum tersebut tetap menjadi bagian yang perlu dicatat dalam melihat dinamika internal PPP Banten.

‎Di tengah situasi itu, kepengurusan Neng Siti memilih mendorong agenda konsolidasi dan penguatan mesin organisasi.

‎Dalam kegiatan pengukuhan, salah seorang pengurus PPP juga menyampaikan rasa syukur atas berlangsungnya acara yang dihadiri sejumlah kepala daerah dan undangan.

‎“Yang pertama saya berucap syukur kepada Allah SWT. Hari ini kegiatan kita betul-betul lancar, dihadiri oleh gubernur, bupati dan undangan,” ujarnya.

‎Selain konsolidasi organisasi, PPP Banten menempatkan komunikasi politik, kedekatan dengan masyarakat serta optimalisasi peran kader di berbagai wilayah sebagai bagian dari persiapan menghadapi tantangan elektoral.

‎Penguatan tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi kepengurusan baru untuk menunjukkan bahwa konsolidasi tidak sebatas pembenahan struktur organisasi, tetapi juga diterjemahkan melalui kerja politik dan program yang dapat dirasakan masyarakat.

‎PPP Banten sebelumnya juga mulai melakukan konsolidasi di tingkat daerah. Pada Muscab X PPP Kabupaten Serang, Juni 2026, Neng Siti Julaeha menyampaikan bahwa kader diberikan ruang untuk berkompetisi secara demokratis dengan tujuan memperbesar dan memperkuat PPP ke depan

Editor : Mahesa Apriandi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network