Kedelapan orang tersebut kehilangan kontak saat menggunakan Arupadhatu 1 untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.
Tim SAR gabungan kemudian mencari mereka selama 10 hari. Petugas menyisir sejumlah wilayah perairan dan pulau di sekitar Selat Sunda, tetapi belum menemukan kapal maupun korban lainnya.
Tim SAR akhirnya menghentikan operasi setelah tidak menemukan tanda-tanda keberadaan tujuh orang lainnya.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
