Menurut Maruli, warga Pulau Enggano tidak mengenali sosok jenazah yang mereka temukan. Oleh karena itu, warga langsung memakamkannya sebelum petugas menggelar proses identifikasi.
“Setelah itu dilakukan autopsi meliputi gigi dan sejumlah lainnya, ditemukan masyarakat Pulau Enggano, saat itu warga tidak merasa ada yang kelihatan keluarganya, sehingga jenazah sempat dikubur,” ujarnya.
Setelah memeriksa fisik dan mencocokkan sampel DNA sehari usai pemakaman, petugas memastikan jenazah tersebut adalah Surakman alias Sukarman, warga Carita, Kabupaten Pandeglang. Korban merupakan salah satu dari tiga kru kapal Arupadhatu 1.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
