Bullying hingga Diskriminasi Jadi Sorotan, Bupati Serang Minta Sekolah Jadi Ruang Aman bagi Anak

Erdi
Sosialisasi Budaya Sekolah Aman dan Nyaman jenjang Sekolah Dasar yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang di Swiss-Belinn Modern Cikande, foto: ist

Ratu Zakiyah menyebut secara umum lingkungan sekolah yang tersebar di 29 kecamatan di Kabupaten Serang masih dalam kondisi aman dan nyaman. Namun, ia mengakui masih terdapat satu atau dua titik yang perlu menjadi perhatian bersama karena adanya oknum yang melakukan tindakan tidak diinginkan.

Menurutnya, setiap indikasi kejanggalan di lingkungan pendidikan harus segera diperhatikan dan disampaikan kepada pihak yang berwenang agar dapat ditindaklanjuti.

“Itu menjadi keseriusan dan keprihatinan kita bersama. Tidak hanya leading sektor di wilayah pendidikan saja, tapi semua elemen masyarakat harus bergerak,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dindikbud Kabupaten Serang Aaber Nurhadi mengatakan budaya sekolah aman dan nyaman diharapkan mampu menghapus praktik bullying, diskriminasi maupun perlakuan berbeda terhadap peserta didik.

“Diharapkan ke depan anak-anak di sekolah merasa nyaman, tidak lagi ada diskriminasi, tidak lagi ada perbedaan-perbedaan,” kata Aaber.

Ia menjelaskan, penerapan budaya sekolah aman dan nyaman mengacu pada Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026. Untuk menjalankannya, Pemkab Serang membangun kolaborasi lintas sektor melalui Kelompok Kerja (Pokja) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.

Pokja tersebut diketuai Sekretaris Daerah Kabupaten Serang, dengan Bapperida sebagai wakil ketua dan Dindikbud sebagai sekretaris. Sejumlah organisasi perangkat daerah juga dilibatkan, di antaranya DP3AKB, Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial.

“Harapannya tidak lagi ada diskriminasi kepada anak-anak, kepada murid. Kemudian ada pelayanan yang sebaik-baiknya untuk lingkungan sekolah agar mereka merasa betah dan nyaman di sekolah,” ujarnya.

Kepala BPMP Provinsi Banten pada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Aria Ahmad Mangunwibawa, mengapresiasi langkah Pemkab Serang yang telah menerbitkan Peraturan Bupati mengenai Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.

Menurut Aria, pembentukan Pokja tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat penerapan budaya sekolah yang aman dan nyaman di Kabupaten Serang.

Ia menyebut Banten termasuk provinsi yang lebih awal mendorong pembentukan Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Editor : Mahesa Apriandi

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network