“Berkat kerja sama masyarakat dengan anggota kepolisian, api yang sebelumnya cukup besar akhirnya dapat dikendalikan. Untuk kerugian akibat kebakaran ini, sementara kami belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut,” katanya.
Sementara itu, warga setempat, Saepul, mengatakan kebakaran tersebut membuat masyarakat turun tangan membantu pemadaman agar api tidak menjalar ke lahan perkebunan lainnya.
Menurut Saepul, petugas pemadam kebakaran dari wilayah Bayah dan Malingping juga dikerahkan untuk membantu penanganan. Proses pendinginan diperlukan guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Kebakaran ini diduga bermula dari puntung rokok yang dibuang sembarangan. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Hingga berita ini disusun, penyebab pasti kebakaran maupun total kerugian warga belum diketahui. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat kondisi cuaca kering dan angin bertiup kencang.
Editor : Mahesa Apriandi
