PANDEGLANG, iNewsBanten – Warga Kampung Neglasari, Desa Panimbang Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, digegerkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki yang terbungkus kantong plastik berwarna merah di semak-semak dekat kawasan pesisir pantai. Senin, (19/10/2026).
Bayi malang yang diperkirakan baru berusia satu hari tersebut diduga sengaja dibuang oleh orang tuanya. Penemuan ini sontak mengundang perhatian warga sekitar.
Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi terbungkus kantong kresek merah yang berada di antara semak-semak dekat kawasan pesisir pantai.
“Sepertinya belum lama, ya, karena keadaan ari-arinya masih segar dan masih bagus. Ari-arinya juga masih menempel di perutnya,” kata Deti Suprapti, Bidan Puskesmas Panimbang.
Bayi laki-laki itu kemudian dievakuasi ke Puskesmas Panimbang guna mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis.
Deti menjelaskan bahwa bayi tersebut diperkirakan baru dilahirkan beberapa jam sebelum ditemukan atau berusia sekitar satu hari.
“Kalau dilihat dari berat badannya, 1 kilo 85 ons. Sepertinya belum cukup bulan lahirnya, ya,” ujarnya.
Beruntung, setelah mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis, bayi tersebut dinyatakan dalam kondisi sehat. Meski demikian, petugas kesehatan tetap melakukan pemantauan dan penanganan lanjutan untuk memastikan kondisinya tetap stabil.
Penemuan bayi laki-laki tersebut turut mengundang rasa iba dan kepedulian masyarakat. Bahkan, sejumlah warga dikabarkan telah menyampaikan keinginan untuk mengadopsi bayi malang itu.
Kanit Samapta Polsek Panimbang, Aiptu Enas Nasrudin, membenarkan adanya penemuan bayi yang terbungkus kantong plastik di kawasan pesisir Panimbang.
“Kami menerima laporan dari masyarakat di Kampung Neglasari, Kecamatan Panimbang, adanya bayi di dalam kantong kresek warna merah yang ditemukan warga,” kata Enas.
Menurut pihak kepolisian, keselamatan dan kesehatan bayi menjadi prioritas utama sebelum adanya tindak lanjut terkait permohonan adopsi dari masyarakat.
Sementara itu, Polsek Panimbang kini menangani kasus penemuan bayi tersebut dan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pihak yang diduga bertanggung jawab.
Hingga kini, identitas orang tua bayi maupun alasan bayi tersebut ditinggalkan belum diketahui secara pasti.
Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat, terlebih bayi yang baru saja dilahirkan itu ditemukan tanpa pendampingan orang tuanya di kawasan semak-semak pesisir pantai.
Di tengah proses penyelidikan yang masih berlangsung, harapan terbesar kini tertuju pada keselamatan sang bayi agar tetap sehat, mendapatkan perlindungan, serta memperoleh pengasuhan yang layak.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
