TANGERANG, iNewsBanten – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang sembako yang sekaligus menjadi tempat usaha Rumah Makan Dapoer Kharisma di Jalan Raya Mauk, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (20/10/2026) dini hari.
Kobaran api yang melalap bangunan tersebut membuat petugas pemadam kebakaran harus berjibaku menjinakkan si jago merah. Sedikitnya tujuh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk mencegah api merembet ke bangunan lainnya.
Warga Datangi Pos Damkar untuk Melapor
Peristiwa kebakaran itu pertama kali dilaporkan sekitar pukul 03.41 WIB. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung mendatangi Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk meminta bantuan.
Mendapat laporan tersebut, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang segera bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan sejumlah armada pemadam kebakaran.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengatakan sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk menangani kobaran api.
Lima armada berasal dari Pos Damkar Sepatan, Pasar Kemis, Pakuhaji, Mauk, dan Rajeg. Sementara dua unit lainnya dikerahkan dari Markas Komando (Mako) Damkar Kabupaten Tangerang.
Penyebab Kebakaran Masih Misterius
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan gudang sembako sekaligus rumah makan tersebut belum diketahui.
Petugas masih melakukan penanganan serta pendataan untuk memastikan luas bangunan yang terdampak dan kerugian material akibat peristiwa tersebut.
“Penyebab kebakaran belum diketahui dan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. Luas area yang terbakar juga belum dapat dipastikan,” kata Achmad Taufik.
Petugas Lakukan Pendinginan, Belum Ada Laporan Korban Jiwa
Selain berupaya memadamkan kobaran api, petugas juga melakukan proses pendinginan guna mencegah munculnya kembali titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi bangunan aman sekaligus mengantisipasi kemungkinan api merembet ke bangunan di sekitarnya.
Hingga berita ini disusun, belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.
Sementara itu, BPBD Kabupaten Tangerang masih melakukan pendataan terkait luas area yang terbakar serta total kerugian material yang ditimbulkan.
Penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
