Implementasi Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) FTK UIN SMH BANTEN Di SMPN 5 kota Serang

Riko Mahareza
.
Jum'at, 28 Oktober 2022 | 18:26 WIB
Mahasiswa PLP kelompok 38 foto bersama guru (FOTO; Riko Mahareza)

SERANG, iNewsBanten - Kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) merupakan suatu tahapan dalam proses penyiapan mahasiswa sebagai guru profesional pada jenjang program sarjana pendidikan, yang berupa penugasan kepada mahasiswa untuk melakukan pengamatan atau observasi yang dilakukan untuk mempelajari aspek pembelajaran dan pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan.

Tujuan dari dilaksanakanya PLP yaitu agar para mahasiswa mendapatkan pengalaman faktual yang dapat digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan diri sebagai calon tenaga kependidikan yang sadar akan tugas dan tanggung jawabnya sebagai tenaga akademis dalam dunia pendidikan.

Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasannudin Banten menyelenggarakan kegiatan tersebut dimulai pada tanggal 7 September - 28 Oktober 2022 dengan diikuti seluruh mahasiswa fakultas tarbiyah dan keguruan yang terdiri dari beberapa program studi yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI), Tadris Bahasa Inggris (TBI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).

SMPN 5 Kota Serang merupakan salah satu sekolah yang menjadi sasaran dalam melaksanakan PLP, terutama oleh kelompok 38.

"Suasana di SMPN 5 Kota Serang begitu hangat dan nyaman. Hal tersebut terlihat jelas dengan kedatangan kami yang kemudian disambut baik oleh warga sekolah, mulai dari siswa hingga kepala sekolah". Kata Dadan (salah satu mahasiswa kelompok 38) saat diwawancarai pada hari Minggu, 23 Oktober 2022.

"Hubungan antara guru dan peserta didik pun terlihat sangat harmonis, tidak ada rasa malu-malu, canggung, ataupun tegang di antara keduanya ketika sedang berinteraksi." Dadan melanjutkan.

"Rangkaian kegiatan PLP yaitu;  melakukan observasi lingkungan sekolah, wawancara terhadap kepala sekolah dan guru pamong serta kegiatan praktek mengajar di kelas, kemudian membantu program-program di sekolah." Ujar Dadan.




 



 

Editor : Mahesa Apriandi

Follow Berita iNews Banten di Google News

Bagikan Artikel Ini