Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Atap Bocor dan Lantai Tanah, Lansia 70 Tahun di Warunggunung Pasrah Menatap Rumahnya yang Lapuk
Advertisement . Scroll to see content

Video Viral Pegawai Main HP Saat Jam Layanan, Bank Banten: Sudah Diberi Pembinaan, Kami Mohon Maaf

Jum'at, 27 Juni 2025 | 19:31 WIB
  • author Erdi
Video Viral Pegawai Main HP Saat Jam Layanan, Bank Banten: Sudah Diberi Pembinaan, Kami Mohon Maaf
Video Viral Pegawai Main HP Saat Jam Layanan, Bank Banten: Sudah Diberi Pembinaan, Kami Mohon Maaf (ist)

SERANG, iNewsBanten - Bank Banten menyampaikan klarifikasi resmi atas beredarnya video viral yang menunjukkan seorang pegawai teller tengah melakukan aktivitas pribadi di area pelayanan publik SAMSAT. Dalam video tersebut, publik menyoroti dugaan kelalaian saat bertugas, sehingga memicu reaksi luas di masyarakat.

Pihak Bank menegaskan bahwa pegawai dalam video tersebut merupakan teller Bank Banten yang bertugas di layanan lantatur atau drive-thru SAMSAT, bukan bagian counter layanan utama seperti yang disebutkan dalam narasi video.

“Berdasarkan hasil verifikasi internal, benar individu dalam video tersebut adalah karyawan kami yang bertugas sebagai teller. Namun, kami pastikan kejadian itu tidak mencerminkan standar pelayanan Bank Banten,” ujar Ferdy Ardian, Corporate Secretary PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten). Sabtu (27/6/2025)

Ferdy menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat, khususnya para pengguna layanan SAMSAT atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul. Bank Banten menyadari pentingnya menjaga kepercayaan publik dan akan mengambil langkah korektif.

“Kami memastikan bahwa pegawai bersangkutan telah diberikan pembinaan sesuai ketentuan perusahaan. Bank Banten juga terus memperkuat pengawasan internal dan meningkatkan kompetensi SDM agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Ferdy.

Lebih lanjut, Bank Banten menekankan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan perbankan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan publik.

"Kami terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat sebagai bagian dari proses evaluasi untuk membangun pelayanan publik yang lebih baik," tutup Ferdy Ardian.

Editor: Mahesa Apriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut