Dari Pekarangan Jadi Produk Herbal, Mahasiswa Mathla’ul Anwar Gagas Kampung Herbal di Pandeglang
“Pengembangan Kampung Herbal bisa menjadi inovasi ekonomi lokal. Kami berharap program ini berkelanjutan dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Nurholis saat diwawancarai. Kamis (28/8/2025).
Program yang didanai Hibah PKM-PMM 2025 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ini mencakup sosialisasi TOGA, praktik penanaman herbal di pekarangan, pembangunan kebun komunal sebagai pusat pembelajaran, hingga pelatihan pengolahan menjadi produk seperti jamu, teh herbal, dan minuman kesehatan.
Pelatihan turut menghadirkan ahli gizi dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Fachrudin Perdana, serta ahli farmasi Unma, Candra Junaedi, yang memberikan materi seputar manfaat gizi, formulasi produk, dan standar keamanan pengolahan herbal.
Editor : Mahesa Apriandi