get app
inews
Aa Text
Read Next : Warga Cilegon Temukan Pria Tewas Gantung Diri di Plafon Rumah Kontrakan

Warga Cilegon Keluhkan Pelayanan di Kelurahan Cibeber, Lurah Bantah Ada Pungli

Jum'at, 12 September 2025 | 20:12 WIB
header img
Warga Cilegon Keluhkan Pelayanan di Kelurahan Cibeber, Lurah Bantah Ada Pungli

CILEGON, iNewsBanten -Pelayanan administrasi di Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, sebelumnya menjadi sorotan.

Pasalnya, warga megeluhkan terkait pengurusan akta kematian ahli waris. Seorang warga mengaku diminta sejumlah uang melalui staf resepsionis dengan alasan “jasa ketik.”

“Sudah lima hari saya bolak-balik ke kelurahan. Lurah tidak ada di tempat. Sampai akhirnya ada permintaan uang Rp100 ribu. Katanya untuk jasa ketik,” ungkap seorang warga Cilegon melalui pesan WhatsApp, Kamis (11/9/2025).

Ia menyebut sudah melengkapi seluruh syarat administrasi, namun tanda tangan lurah yang dibutuhkan tak kunjung diperoleh.

 “Saya minta aturan soal biaya administrasi, tapi tidak bisa dijawab. Malah disebut itu tanda terima kasih untuk lurah,” tambahnya.

Menanggapi isu tersebut, Lurah Cibeber TB. Nasrullah membantah keras adanya pungutan liar di kantornya. Pihaknya memastikan pelayanan berjalan cepat, transparan, dan bersih dari pungutan liar. 

“Pelayanan di kantor kelurahan sama sekali tidak ada pungutan. Itu tidak benar,” tegas Nasrullah saat ditemui di kantornya, Jumat (12/9/2025).

Nasrullah menjelaskan ketidakhadirannya di kantor pada waktu tertentu karena agenda kedinasan luar, undangan masyarakat, hingga kondisi kesehatan.

“Tidak ada dikantor sebab dinas luar dan pengabdian masyarakat serta menghadiri undangan maulid warga, " Jelasnya. 

Bagi saya lurah itu bertugas siap siaga 24 jam tidak terpatok waktu formal. Pengabdian kepada masyarakat adalah prioritas dan ibadah,” ujarnya.

Mengikapi isu itu, Ia menegaskan akan menelusuri laporan warga tersebut dan melakukan komunikasi langsung agar tidak menimbulkan kesalahpahaman. 

Pernyataan senada disampaikan Sekretaris Lurah Cibeber, Ansarullah, yang memastikan pelayanan tetap optimal meski lurah berhalangan hadir.

“Sudah dicek, tidak ada permintaan uang dalam pelayanan. Kalau pak lurah tidak di kantor, biasanya karena dinas luar atau kegiatan pemerintahan,” katanya.

Editor : Mahesa Apriandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut