get app
inews
Aa Text
Read Next : Ketua Forum Kebangsaan Banten: Soeharto Layak Pahlawan Nasional, Tolak Penilaian Emosional.

Sembilan Orang Dirawat di RSUD Malingping Diduga DBD, Warga Bolang Lebak Minta Perhatian Pemerintah

Jum'at, 17 Oktober 2025 | 13:07 WIB
header img
Sejumlah warga tengah membersihkan saluran air, untuk mencegah terjadinya penyebaran penyakit DBD.

LEBAK, iNewsBanten – Curah hujan tinggi yang hampir setiap hari mengguyur wilayah Lebak bagian selatan, Banten, dalam beberapa pekan terakhir mulai menimbulkan dampak serius bagi warga. Selain menyebabkan tanah longsor di sejumlah titik, kini wabah penyakit juga mulai merebak di Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak.

 

Sedikitnya sembilan warga Desa Bolang, Kecamatan Malingping, harus keluar masuk RSUD Malingping dalam beberapa hari terakhir akibat demam tinggi yang diduga disebabkan oleh virus Demam Berdarah Dengue (DBD).

 

Pemerintah Desa Bolang mengaku telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Puskesmas dan Pemerintah Kecamatan Malingping, namun hingga kini belum ada tindakan cepat yang dilakukan.

Kondisi itu mendorong warga, khususnya di Kampung Calincing, untuk bergerak secara mandiri melakukan aksi gotong royong membersihkan lingkungan sebagai upaya pencegahan penyebaran DBD.

 

Ketua Pemuda Karang Taruna Desa Bolang, Kepek RM, mengatakan, kegiatan bersih-bersih dilakukan karena kekhawatiran warga terhadap meningkatnya kasus demam di wilayah mereka.

 

“Belakangan ini ada sembilan warga Desa Bolang, khususnya di Kampung Calincing, yang keluar masuk RSUD Malingping karena demam dan diduga terjangkit virus DBD,” ujar Kepek RM saat ditemui iNewsBanten, Jumat (17/10/2025).

Ia menambahkan, laporan sudah disampaikan kepada pihak kecamatan dan puskesmas agar segera turun tangan melakukan penyemprotan fogging dan pemeriksaan lingkungan.

 

“Kami berharap pemerintah bisa cepat tanggap dan melakukan langkah pencegahan agar tidak ada lagi korban yang terjangkit virus DBD. Sementara ini, warga bergerak sendiri melakukan pembersihan lingkungan sebagai bentuk partisipasi masyarakat,” tambahnya.

 

Warga berharap pemerintah daerah, melalui dinas kesehatan, segera menindaklanjuti laporan tersebut agar penularan DBD tidak meluas dan kondisi warga kembali aman.

Editor : Mahesa Apriandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut