get app
inews
Aa Text
Read Next : Rumah Janda Lansia di Desa Karyajaya Kabupaten Lebak Kondisinya Memprihatinkan

Jembatan Gantung Barunai–Mekarsari di Lebak Nyaris Putus, Warga Terancam Jatuh ke Sungai ‎

Kamis, 23 April 2026 | 09:13 WIB
header img
Jembatan mulai lapuk yang memprihatinkan

Lebak InewsBanten.id— Kondisi jembatan gantung yang menghubungkan Desa Barunai dan Desa Mekarsari, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten, kian mengkhawatirkan. Infrastruktur vital yang selama ini menjadi akses utama warga antar desa tersebut dilaporkan dalam kondisi rusak berat dan nyaris putus.

‎Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan terlihat pada sejumlah bagian konstruksi jembatan. Tali baja (seling) sebagai penopang utama banyak yang mulai terurai, berkarat, bahkan sebagian sudah putus. Kondisi ini membuat struktur jembatan tidak lagi stabil dan tampak miring di beberapa titik.

‎Selain itu,alas jembatan juga mengalami kerusakan serius. Banyak bagian yang sudah keropos, hingga berlubang. Warga yang melintas harus berjalan dengan sangat hati-hati untuk menghindari risiko terperosok ke sungai di bawahnya.

‎Kondisi tersebut semakin berbahaya karena jembatan ini tidak memiliki jalur alternatif pengganti. Setiap hari, jembatan digunakan oleh warga untuk berbagai aktivitas, mulai dari anak-anak yang berangkat ke sekolah, petani yang membawa hasil bumi, hingga mobilitas ekonomi antar desa.

‎“Kalau tidak lewat sini, harus mutar jauh. Ini satu-satunya akses cepat bagi warga,” ujar Doni salah satu warga setempat.

‎Meski dalam kondisi rusak, warga tetap terpaksa menggunakan jembatan tersebut karena kebutuhan. Namun rasa khawatir terus menghantui, terutama saat melintas di pagi dan sore hari ketika arus penggunaan meningkat.

‎Warga berharap Pemerintah Kabupaten Lebak dan instansi terkait segera turun tangan melakukan perbaikan permanen. Mereka menilai, kondisi jembatan saat ini sudah dalam kategori darurat dan berpotensi menimbulkan korban jiwa jika tidak segera ditangani.

‎Selain perbaikan, warga juga meminta adanya langkah antisipatif sementara, seperti pembatasan beban atau pemasangan rambu peringatan untuk mengurangi risiko kecelakaan.

‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah daerah terkait rencana penanganan jembatan tersebut.

 

Editor : Mahesa Apriandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut