Tangsel dan Kota Tangerang Mundur, Proyek PSEL Tangerang Raya Batal Aglomerasi
Tangerang, iNews Banten - Rencana proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Tangerang Raya dengan skema aglomerasi resmi kandas setelah Pemerintah Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan memilih keluar dari kerja sama regional tersebut.
Sebelumnya, proyek PSEL di TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, dirancang sebagai proyek bersama antara tiga daerah, yakni Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.
"Kita itu rencananya aglomerasi. Tetapi dalam perkembangannya terjadi dinamika sehingga Kota Tangerang/Tangerang Selatan akhirnya mandiri," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat, Selasa (19/5/2026).
Menurut Ujat, perubahan skema proyek itu terjadi karena kedua daerah tersebut dinilai telah mampu memenuhi syarat utama pembangunan waste to energy, terutama dari sisi volume sampah harian yang sudah mencukupi.
“Mengingat mereka juga sudah mampu dari sisi jumlah sampahnya juga sudah memenuhi syarat untuk itu,” ungkapnya.
Dengan keluarnya dua daerah tersebut, Pemkab Tangerang pun mengubah usulan proyek dari skema regional menjadi pembangunan mandiri.
"Ketika dulu usulan kita itu aglomerasi, maka kita rubah lagi usulannya adalah secara mandiri," jelasnya.
Meski skema regional batal, Ujat memastikan proyek PSEL di Kabupaten Tangerang tetap akan berjalan. Saat ini pemerintah daerah tengah merampungkan berbagai kesiapan teknis sebelum memasuki tahap lelang investor, meliputi armada pengangkut sampah, volume sampah, akses jalan, dan infrastruktur pendukung lainnya.
"Dari sisi kesiapan daerah, mulai dari angkutan, volume sampah, akses jalan, dan sebagainya. Itu yang nanti menjadi beban daerah dan menjadi kewajiban daerah. Dan nanti akan ada konsekuensi ketika misalkan daerah tidak bisa memenuhi itu," ungkap dia.
Ujat menambahkan, proyek PSEL TPA Jatiwaringin ditargetkan masuk tahap kedua proses tender investor pada Juni 2026 mendatang.
"Rencananya tetap kita ingin masuk di batch kedua. Batch kedua ini untuk ikut lelang di Juni ini, kita ikut dengan daerah-daerah yang lokasi PSEL siap," tegasnya.
Editor : Mahesa Apriandi