get app
inews
Aa Text
Read Next : Atap Bocor dan Lantai Tanah, Lansia 70 Tahun di Warunggunung Pasrah Menatap Rumahnya yang Lapuk

Rumah Warga di Sindangresmi Pandeglang Tertimbun Longsor Tengah Malam, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:15 WIB
header img
Rumah terdampak longsor di Pandeglang, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. (Foto: Istimewa).

PANDEGLANG, iNewsBanten – Sebuah rumah milik warga di Kampung Mekarjaya, Desa Sindangresmi, Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang, tertimbun tanah longsor pada Jumat dini hari, 22 Mei 2026. Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.

Rumah milik Said mengalami kerusakan berat setelah material tanah dari tebing tinggi di samping rumah mendadak longsor dan menimbun sebagian bangunan.

Ketua Forum Kampung Siaga Bencana (KSB) Provinsi Banten, Beni Madsira mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian dari anggota di lapangan.

“Jadi tebing tanah tinggi yang berada tepat di samping rumah secara tiba-tiba mengalami longsor dan menimbun rumah milik Said, warga Kampung Mekarjaya,” ujar Beni.

Menurutnya, meski tidak ada korban dalam peristiwa tersebut, kondisi rumah mengalami kerusakan cukup parah dan pemilik diperkirakan mengalami kerugian materi yang besar.

“Tidak sampai menimbulkan korban luka maupun jiwa. Namun bangunan rumah mengalami rusak berat. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp100 juta,” katanya.

Sementara itu, Ketua KSB Sindangresmi, Asid menjelaskan, rumah terdampak dihuni satu kepala keluarga (KK) dengan empat anggota keluarga.

“Rumah milik Pak Said dihuni empat anggota keluarga,” ujarnya.

Asid menambahkan, saat ini keluarga korban membutuhkan bantuan kebutuhan dasar untuk bertahan pascabencana. Di antaranya pakaian layak pakai, makanan siap saji, perlengkapan dapur, karpet, terpal, hingga bantuan tempat tinggal.

“Kebutuhan mendesak saat ini pakaian, makanan siap saji, alat dapur, karpet, terpal, dan kebutuhan lainnya, termasuk tempat tinggal,” katanya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat yang tinggal di kawasan perbukitan atau dekat tebing untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat intensitas hujan tinggi yang berpotensi memicu pergerakan tanah dan longsor.

Editor : Mahesa Apriandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut