get app
inews
Aa Text
Read Next : Kebakaran Lapak Ban Gegerkan Warga Cigedong Dalem, Damkar Cilegon Bungkam

Antisipasi Kebakaran dan Pencemaran, Pekerja Pembangkit di Suralaya Cilegon Perkuat Kesiapsiagaan

Kamis, 25 Juni 2026 | 19:53 WIB
header img
Peserta pelatihan Pekerja Pembangkit Perkuat Kesiapsiagaan Darurat. Foto: ist

CILEGON, iNewsBanten – Risiko kebakaran pada tangki penyimpanan bahan bakar serta potensi pencemaran limbah menjadi ancaman yang harus diantisipasi di kawasan industri dan pembangkit listrik. Jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat, kondisi darurat tersebut dapat berdampak pada keselamatan pekerja, operasional pembangkit, hingga lingkungan sekitar.

Untuk menjawab tantangan tersebut, puluhan pekerja yang bertugas di berbagai bidang operasional dan pemeliharaan mengikuti pelatihan tanggap darurat kebakaran Fuel Oil Storage Tank (FOST) dan penanganan pencemaran limbah yang digelar selama dua hari, 17–18 Juni 2026.

Pelatihan ini melibatkan personel dari berbagai unit kerja, mulai dari operasi, pemeliharaan, kimia, hingga bidang keselamatan dan lingkungan. Keterlibatan lintas fungsi dinilai penting karena penanganan keadaan darurat membutuhkan koordinasi yang cepat dan kerja sama yang solid.

Senior Manager UBP Banten 1 Suralaya, I Nyoman Buda, mengatakan bahwa kesiapan sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai kemungkinan kondisi darurat di lingkungan kerja.

Menurutnya, kebakaran pada fasilitas penyimpanan bahan bakar maupun insiden pencemaran lingkungan merupakan risiko yang harus dipahami seluruh personel. Karena itu, setiap pekerja perlu memiliki kemampuan yang memadai agar mampu mengambil langkah cepat dan tepat saat menghadapi situasi kritis.

"Keselamatan tidak hanya bergantung pada peralatan yang tersedia, tetapi juga pada kesiapan, disiplin, dan kemampuan setiap individu dalam menjalankan prosedur yang telah ditetapkan," ujarnya, saat diwawancarai  dilokasi 25 Juni 2026.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan pemahaman mengenai identifikasi potensi bahaya, sistem proteksi kebakaran, prosedur penanggulangan keadaan darurat, hingga langkah-langkah pengendalian dampak pencemaran lingkungan.
Tidak hanya teori, peserta juga diajak membahas berbagai studi kasus yang mungkin terjadi di lapangan. Melalui simulasi dan diskusi interaktif tersebut, para pekerja dilatih untuk mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi saat menghadapi kondisi darurat.

Bagi para peserta, pelatihan ini bukan sekadar memenuhi kewajiban perusahaan, tetapi juga menjadi bekal penting untuk melindungi rekan kerja, menjaga aset pembangkit, serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan.

Upaya peningkatan kompetensi ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam membangun budaya keselamatan kerja yang kuat. Dengan kesiapan personel yang semakin baik, diharapkan operasional pembangkitan dapat berjalan lebih aman, andal, dan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

Melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia dan kolaborasi lintas fungsi, perusahaan terus menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dalam menjaga pasokan listrik yang andal bagi masyarakat sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Editor : Mahesa Apriandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut