Atap Bocor dan Lantai Tanah, Lansia 70 Tahun di Warunggunung Pasrah Menatap Rumahnya yang Lapuk
LEBAK, iNewsBanten.id – Di tengah pesatnya pembangunan di Kabupaten Lebak, Banten, masih ada warga yang menjalani hidup dalam keterbatasan. Seorang lansia bernama Nurdin (70), warga Kampung Cibuah Kidul, Desa Cibuah, Kecamatan Warunggunung, harus menghabiskan masa tuanya seorang diri di sebuah rumah reyot yang kondisinya jauh dari kata layak huni. selasa ( 30/6/2026)
Rumah yang ditempati Nurdin berdinding anyaman bambu, berlantai tanah, dan atapnya sudah banyak yang bocor. Bangunan yang nyaris roboh itu menjadi satu-satunya tempat berteduh sejak sang istri meninggal dunia sekitar empat tahun lalu. Nurdin juga tidak memiliki anak yang dapat menemaninya menjalani hari tua.
Untuk memenuhi kebutuhan hidup, Nurdin bekerja serabutan sebagai petani. Sesekali ia juga diminta menjadi pembaca syekh di musala ketika ada kegiatan keagamaan. Namun penghasilannya tidak menentu, sehingga untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari ia lebih sering mengandalkan bantuan dari para tetangga.
Saat musim hujan tiba, kondisi rumahnya semakin memprihatinkan. Air hujan dengan mudah masuk melalui atap yang bocor dan genting yang rusak. Tak jarang Nurdin harus mengungsi sementara ke rumah tetangga karena khawatir rumahnya ambruk.
Selama tinggal di rumah tersebut, Nurdin mengaku baru satu kali menerima bantuan berupa beras. Sementara bantuan sosial lainnya maupun bantuan perbaikan rumah hingga kini belum pernah ia terima.
"Saya sehari-hari bekerja sebagai petani. Selama ini belum pernah terdaftar menerima bantuan dari pemerintah. Kalau hujan turun rumah ini selalu bocor, jadi saya sering menumpang di rumah tetangga. Untuk makan sehari-hari kadang ada tetangga yang memberi. Harapan saya semoga ada bantuan dari pemerintah agar rumah ini bisa diperbaiki dan saya bisa hidup lebih layak," ujar Nurdin.
Kondisi Nurdin mengundang kepedulian warga sekitar. Sejumlah warga dan relawan secara sukarela datang memberikan bantuan berupa makanan, mi instan, dan kebutuhan pokok lainnya untuk meringankan beban hidupnya.
Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan memberikan perhatian, baik melalui program bantuan sosial maupun perbaikan rumah tidak layak huni, agar Nurdin dapat menjalani masa tuanya dengan tempat tinggal yang lebih aman dan layak.
Editor : Mahesa Apriandi