Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Suasana Lingkungan Desa Kertasana Saat Sampah Menumpuk di Pinggir Jalan
Advertisement . Scroll to see content

Ubah Sampah Jadi Nilai Ekonomi, Pengurus Bank Sampah Aditya Karya Sosialisasikan MASARO di Cilegon

Selasa, 21 Juli 2026 | 20:40 WIB
  • author Chaerul
Ubah Sampah Jadi Nilai Ekonomi, Pengurus Bank Sampah Aditya Karya Sosialisasikan  MASARO di Cilegon
Foto bersama setelah melaksanakan sosialisasi program Masaro (Dock Irul)

CILEGONiNewsBanten - Upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah terus dilakukan, Bank Sampah Aditya Karya Kelurahan Gunung Sugih menggelar sosialisasi program MASARO (Manajemen Sampah Zero) dengan mengajak warga memulai kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah

‎Puluhan Emak-emak di Link Kopo Masjid RT 02 RW 01 Kelurahan Gunung Sugih Kecamatan Ciwandan Kota Cilegon mengikuti kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah yang diselenggarakan oleh Pengurus Bank Sampah Aditya Karya Kelurahan Gunung Sugih, Selasa (21/7/2026).

‎Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Andi Rustandi, S.Ip, Plt Lurah Gunung Sugih Sugih, Salman, Ketua Forum Bank Sampah Kota Cilegon, Mahasiswa Uniba yang sedang melaksanakan KKM, kemudian para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya memilah sampah organik dan anorganik sejak dari rumah sebagai langkah awal menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

‎Bung Marufi Ketua Bank Sampah Aditya Karya, saat diwawancarai media mengatakan, Melalui program MASARO, kami mengajak masyarakat untuk mengubah kebiasaan membuang sampah menjadi budaya mengelola sampah secara bertanggung jawab, sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik dapat didaur ulang atau disalurkan ke bank sampah sehingga memiliki nilai ekonomi.

‎"Kegiatan sosialisasi Masaro ini semoga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya, dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, diharapkan volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir dapat berkurang, sekaligus mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat," ungkapnya.

Editor: Mahesa Apriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut