Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kabupaten Tangerang Jadi Juara Umum Lomba PKK Tingkat Provinsi Banten 2026
Advertisement . Scroll to see content

Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Diduga Lecehkan Pegawai, Kantor Penuh Poster Solidaritas Korban

Senin, 21 September 2026 | 23:26 WIB
  • author Sultan Tanjung
Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Diduga Lecehkan Pegawai, Kantor Penuh Poster Solidaritas Korban
Kasat diduga lecehkan anak buah, pegawai Satpol PP Kabupaten Tangerang pasang poster solidaritas untuk korban.

Tangerang, iNews Banten - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Tangerang, Ana Supriyatna, diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak buahnya. Dugaan tersebut memicu aksi solidaritas sejumlah pegawai di lingkungan Satpol PP Kabupaten Tangerang.

Aksi solidaritas itu terlihat dari sejumlah poster bertuliskan “I Stand With the Victims Against Sexual Assaults” yang dipasang di beberapa pintu ruangan kantor Satpol PP Kabupaten Tangerang.

Pantauan iNews.id di Kantor Satpol PP Kabupaten Tangerang pada Senin (21/9/2026), masih terdapat satu poster yang terpasang di pintu salah satu ruangan staf. Sementara itu, kegiatan pelayanan dan pekerjaan di kantor tersebut tetap berlangsung seperti biasa.

iNews.id telah berupaya meminta keterangan Ana Supriyatna terkait dugaan tersebut. Namun, yang bersangkutan tidak berada di kantor saat didatangi. Saat dihubungi melalui saluran telepon, Ana juga tak merespons.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tangerang, Beni Rachmat membenarkan adanya dugaan pelecehan seksual yang melibatkan pejabat tersebut.

“Saat ini sedang dalam proses penanganan,” kata Beni saat dikonfirmasi.

Beni mengatakan, BKPSDM akan memanggil Ana Supriyatna untuk meminta klarifikasi terkait dugaan tersebut.

“Nanti akan dilakukan pemanggilan,” ujarnya.

Beni juga menyebut kondisi pegawai yang menjadi korban saat ini sudah membaik. Korban disebut telah kembali menjalankan aktivitas pekerjaannya.

“Saat ini korban masih baik-baik saja, masih melaksanakan kegiatan bekerja,” ungkapnya.

Mengenai pemasangan poster di lingkungan kantor, Beni mengatakan hal itu merupakan bentuk dukungan dan solidaritas pegawai kepada korban.

Sementara itu, terkait kemungkinan sanksi terhadap Ana Supriyatna, Beni belum dapat memberikan kepastian. Menurutnya, keputusan tersebut baru dapat ditentukan setelah proses penanganan selesai.

“Ini kan masih dalam proses. Keputusannya belum ada, kita masih dalam proses penanganan,” jelasnya.

Editor: Mahesa Apriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut