Pria Pembawa Sajam saat Keributan di Rumah Ibadah GKPI Tangerang Minta Maaf
TANGERANG, iNewsBanten- Pria pembawa senjata tajam (sajam) saat keributan di rumah ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten, menyatakan permintaan maaf secara terbuka. Pria tersebut bernama Aji Cahyono.
Dalam peristiwa keributan di rumah ibadah tersebut, ia sempat mengacungkan sajam berupa golok. Setelah dilakukan mediasi oleh pemerintah daerah dan aparat kepolisian pada Minggu malam, pria itu menyatakan permintaan maaf secara terbuka.
Dalam video permohonan maaf, Aji mengaku khilaf."Dengan ini, saya atas nama pribadi Aji Cahyono Putra garis miring Goji, saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada umat kristen yang tadi siang terjadi clash di lapangan," kata Aji dalam video permintaan maaf tersebut.
Dalam video tersebut, Aji juga menjelaskan alasannya membawa sajam dalam konflik yang terjadi di rumah ibadah GKPI Rajeg. Ia mengaku, golok tersebut ia bawa karena habis memotong rumput.
"Karena kekhilafan saya pulang haul, dan saya ngebabatin rumput, saya membawa sajam. Saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada umat kristen, saya meminta maaf," jelas Aji.
Editor: Mahesa Apriandi