Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Atap Bocor dan Lantai Tanah, Lansia 70 Tahun di Warunggunung Pasrah Menatap Rumahnya yang Lapuk
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Keluarga Jenderal Suyudi Ario Seto di Pandeglang, Pernah Bantu Renovasi Makam Leluhur

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:36 WIB
  • author Erdi
Cerita Keluarga Jenderal Suyudi Ario Seto di Pandeglang, Pernah Bantu Renovasi Makam Leluhur
Jenderal Suyudi telah resmi dilantik sebagai Kapolri diketahui memiliki kedekatan dan keluarga di Pandeglang.

PANDEGLANG, iNewsBanten — Di tengah perjalanan kariernya hingga dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto disebut tetap menjaga kedekatan dengan keluarga dan leluhurnya di Kabupaten Pandeglang, Banten.

 

Salah satu jejak kedekatan tersebut terlihat di Kadupinang, Kecamatan Kaduhejo. Di kawasan ini terdapat makam keluarga besar Mandala Kadupinang yang berada di kompleks makam keramat Syeh Moch Shohib dan Syeh Moch Ruyani.

 

Bagi Suyudi, tempat tersebut bukan sekadar lokasi pemakaman. Di sana terdapat makam sang kakek, Didi Mahdi, yang menjadi bagian dari garis keluarga Suyudi di Pandeglang.

 

Kedekatan itu pula yang membuat Suyudi disebut cukup sering datang ke Kadupinang untuk berziarah sekaligus bersilaturahmi dengan keluarga.

 

Salah satu keluarga Suyudi di Pandeglang, Tubagus Hikmat, mengatakan Suyudi bahkan pernah membantu merehabilitasi sejumlah bagian makam yang mengalami kerusakan.

 

Menurut Hikmat, bantuan tersebut berawal dari inisiatif pribadi Suyudi setelah melihat langsung kondisi makam ketika berziarah.

 

“Ya, ceritanya karena memang kondisi waktu itu makam juga sempat ada yang rusak. Beliau sering ziarah ke sini dan melihat kondisinya, kemudian berinisiatif membantu merehab makam keluarga termasuk sama mushola,” kata Hikmat, Sabtu (3/10/2026).

 

Hikmat menuturkan, kompleks makam tersebut tidak hanya menjadi tempat keluarga besar untuk berziarah. Lokasi itu juga cukup sering didatangi masyarakat dari berbagai daerah.

“Beliau tahu juga makam ini bukan cuma keluarga yang ziarah ke sini. Ada juga masyarakat luar, termasuk dari Jawa, Sumatera, dan Lampung yang datang berombongan untuk ziarah,” ujarnya.

 

Kondisi tersebut kemudian menjadi perhatian Suyudi. Ia disebut ingin agar makam yang juga dikunjungi masyarakat umum itu menjadi lebih layak dan nyaman bagi para peziarah.

 

“Jadi beliau berinisiatif untuk merehab makam ini agar lebih bagus dan lebih nyaman untuk berziarah. Intinya seperti itu,” jelas Hikmat.

 

Ada Makam Sang Kakek

 

Hubungan Suyudi dengan Kadupinang ternyata memiliki cerita keluarga yang cukup kuat. Hikmat menjelaskan, garis keluarga Suyudi di wilayah tersebut berasal dari sang kakek, Didi Mahdi.

 

Didi Mahdi dimakamkan di Kadupinang. Makam tersebut menjadi salah satu tempat yang kerap dikunjungi Suyudi setiap kali berada di Pandeglang.

 

“Hubungan keluarga Mas Suyudi yang dari Kadupinang itu dari kakeknya yang bernama Didi Mahdi. Kakeknya dimakamkan di sini,” ucapnya.

 

Dalam garis keluarga tersebut, terdapat pula sosok Ebi Johari yang disebut pernah menjabat sebagai kepala daerah Pandeglang.

“Dan punya kakak, salah satunya Pak Ebi Johari, mantan kepala daerah Pandeglang kalau dulu disebutnya kepala daerah,” tuturnya.

 

Sering Datang Sebelum Menjabat Kapolri

 

Menurut Hikmat, kebiasaan Suyudi datang ke Pandeglang untuk berziarah dan menemui keluarga bukanlah hal baru. Aktivitas tersebut telah dilakukan jauh sebelum dirinya menduduki sejumlah jabatan penting di kepolisian.

 

“Ya, sering ke sini beliau. Jadi sebelum menjabat Kapolda Banten pun sering ke sini. Memang ada jadwalnya, apalagi setelah menjadi Kapolda Banten waktu itu, beliau datang ke keluarga yang di Kadupinang, di kediaman villa, namanya rumah Mamah,” ujarnya.

 

Bagi keluarga besar, kunjungan Suyudi ke Kadupinang bukan sekadar perjalanan untuk berziarah. Ada ikatan emosional dengan tempat yang menyimpan jejak leluhur sekaligus menjadi bagian dari sejarah keluarganya.

 

Di tengah kesibukannya menjalankan tugas sebagai pejabat tinggi Polri, hubungan dengan keluarga dan makam leluhur di Pandeglang itu disebut tetap dijaga.

 

“Kakeknya Mas Suyudi Ario Seto dimakamkan di sini,” tuturnya.

Editor: Mahesa Apriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut