Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Membawa Berkah, Warga Pringwulung Serang Panen Ikan di Sawah Terendam
Advertisement . Scroll to see content

Pria Pembawa Golok di GKPI Rajeg Jadi Tersangka, FKUB Minta Warga Tak Terprovokasi

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:21 WIB
  • author / Tim iNews
Pria Pembawa Golok di GKPI Rajeg Jadi Tersangka, FKUB Minta Warga Tak Terprovokasi
Warga acungkan golok(foto ilustrasi)

TANGERANG, iNewsBanten id – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tangerang mengimbau masyarakat menjaga kerukunan dan situasi kondusif setelah Aji Cahyono ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan gangguan terhadap peribadatan jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten.

Sekretaris FKUB Kabupaten Tangerang Wahyudi meminta masyarakat tidak terprovokasi dan menyerahkan penanganan perkara tersebut kepada kepolisian.

"Intinya supaya tidak terpancing. Supaya menjaga suasana kondusif dan ya karena ini pihak kepolisian yang sudah menangani," ujar Wahyudi, Selasa (13/10/2026).

Wahyudi mengatakan perselisihan antara jemaat GKPI dan sekelompok masyarakat di sekitar lokasi ibadah dinilai telah selesai. Namun, dia mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga kerukunan meskipun persoalan tersebut kini berlanjut ke ranah hukum.

"Pokoknya itu tetap harus menjaga suasana kondusif, kerukunan harus tetap dijaga. Karena sebetulnya persoalan agama ini sudah selesai," katanya.

Dia menambahkan, para pemuka agama yang tergabung dalam FKUB terus berkoordinasi menyikapi peristiwa pembubaran ibadah tersebut.

Sebelumnya, Polresta Tangerang menetapkan Aji Cahyono sebagai tersangka kasus dugaan gangguan terhadap peribadatan atau pertemuan keagamaan. Aji diduga membuat keributan dan mengacungkan golok kepada jemaat GKPI di Rajeg.

Editor: Mahesa Apriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut