Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tim Gabungan Bongkar Bangunan Liar di Atas Saluran Air Pasar Blok F Ciwaduk Cilegon
Advertisement . Scroll to see content

Pekerja Bangunan di Pandeglang Tewas Diduga Tersambar Petir saat Bangun Vila

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:46 WIB
  • author Febri Febrianto
Pekerja Bangunan di Pandeglang Tewas Diduga Tersambar Petir saat Bangun Vila
Foto : ilustrasi google seorang pekerja tersambar petir

PANDEGLANG, iNewsBanten.id- Seorang pekerja bangunan bernama Ipan Sopyan meninggal dunia setelah diduga tersambar petir saat mengerjakan pembangunan vila di Kampung Cikoneng, Kelurahan Palurahan, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu (28/10/2026).

‎

‎Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB ketika korban sedang bekerja bersama sejumlah pekerja lainnya di lokasi pembangunan vila.

‎

‎Korban diketahui merupakan warga Kampung Ambuleuit, Kelurahan Cigadung, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang.

‎

‎Berdasarkan informasi yang diperoleh, petir dilaporkan menyambar pohon durian di sekitar lokasi pembangunan. Korban kemudian ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri, sementara pekerja lainnya tidak dilaporkan mengalami luka.

‎

‎Sejumlah pekerja bersama warga sekitar berupaya memberikan pertolongan. Korban kemudian dievakuasi menggunakan kendaraan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Palurahan 1 menuju rumah sakit.

‎

‎Relawan SPPG Palurahan 1, Ahmad Hariri, yang juga merupakan sepupu korban, mengaku mendapat informasi mengenai kejadian tersebut saat sedang bekerja.

‎

‎“Saya khawatir saudara saya yang bekerja di sekitar lokasi ikut menjadi korban. Setelah sampai di sana, ternyata benar dia yang tersambar petir,” ujar Hariri saat dihubungi melalui telepon, Rabu (28/10/2026).

‎

‎Menurut Hariri, lokasi pembangunan vila berada sekitar 100 meter dari dapur SPPG Palurahan 1. Ia bersama warga memutuskan segera membawa korban ke rumah sakit karena kondisinya tidak sadarkan diri.

‎

‎Hariri menjelaskan, korban sempat mendapatkan penanganan medis. Namun, berdasarkan informasi yang diterimanya, Ipan dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit.

‎

‎Ia mengaku baru mengetahui kepastian kabar meninggalnya korban setelah kembali menjalankan aktivitas di dapur SPPG.

‎

‎Jenazah korban selanjutnya dibawa pihak keluarga ke rumah duka untuk proses pemakaman.

‎

‎Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak rumah sakit maupun kepolisian mengenai hasil pemeriksaan medis dan kronologi lengkap kejadian tersebut.

‎

Editor: Mahesa Apriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut