1 November Gunung Anak Krakatau Erupsi 15 Kali, Kapolsek Cinangka Imbau Warga Pesisir Waspada
CILEGON, iNewsBanten.id - Gunung Anak Krakatau (GAK)kembali mengalami erupsi, tercatat, Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi sebanyak 15 kali, Minggu (1/11/2026).
Menyikapi aktivitas vulkanik tersebut, persinil Polsek Cinangka Polres Cilegon terus melakukan koordinasi dengan petugas Pos Pantau Gunung Anak Krakatau, guna memantau perkembangan aktivitas gunung dan memastikan informasi terkini dapat diterima dengan baik.
Selain itu, Kapolres Cilegon, AKBP Andika Adi Pradana, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Cinangka juga mengimbau kepada para wisatawan dan masyarakat, khususnya yang beraktivitas di kawasan pesisir pantai, agar tetap waspada dan mematuhi rekomendasi dari petugas berwenang.
Berdasarkan data resmi PVMBG dan Badan Geologi KESDM pada Sabtu, 31 Oktober 2026, terekam rentetan 15 kali aktivitas letusan beruntun sejak pukul 18:30 WIB hingga 23:23 WIB. Meskipun visual letusan tidak teramati karena faktor cuaca dan malam hari, seismogram mencatat sejumlah letusan signifikan.
Pukul 19:38 WIB: Amplitudo maksimum mencapai 48.0 mm dengan durasi ± 147 detik.
Pukul 19:54 WIB: Amplitudo maksimum melonjak ke 50.0 mm, Pukul 20:18 WIB & 20:24 WIB: Menjadi letusan dengan tremor terbesar, masing-masing mencatatkan amplitudo 58.0 mm dan durasi panjang hingga 271 detik (lebih dari 4 menit)," ujar AKP Romizal, S.H., M.H. Kapolsek Cinangka.
Secara teknis, jika durasi letusan melebihi 2 menit (120 detik) dan intensitasnya terjadi lebih dari 10 kali dalam satu jam, maka aktivitas Gunung Anak Krakatau disimpulkan masuk ke dalam kategori Tinggi (di luar kebiasaan).
Editor: Mahesa Apriandi