Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Atap Bocor dan Lantai Tanah, Lansia 70 Tahun di Warunggunung Pasrah Menatap Rumahnya yang Lapuk
Advertisement . Scroll to see content

Underpass Bitung Rampung 2027, Derajat Kejenuhan Lalu Lintas Diproyeksi Turun

Jum'at, 06 November 2026 | 13:56 WIB
  • author Sultan Tanjung
Underpass Bitung Rampung 2027, Derajat Kejenuhan Lalu Lintas Diproyeksi Turun
Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berharap, pembangunan underpass yang ditargetkan rampung pada Februari 2027 dapat mengurangi kepadatan kendaraan secara signifikan.

TANGERANG, iNewsBanten – Kehadiran Underpass Bitung di Kabupaten Tangerang, Banten, diproyeksikan mampu mengurangi kemacetan di jalur arteri Tangerang-Serang. Tingkat kejenuhan lalu lintas di kawasan tersebut diperkirakan turun dari 0,9610 menjadi 0,5159 setelah underpass beroperasi.

 

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengatakan angka derajat kejenuhan saat ini menunjukkan kondisi lalu lintas di Simpang Bitung sudah mendekati kapasitas maksimal.

 

AHY berharap, pembangunan underpass yang ditargetkan rampung pada Februari 2027 dapat mengurangi kepadatan kendaraan secara signifikan.

 

"Angka yang bisa dilihat bahwa hari ini bisa dikatakan tingkat kemacetannya itu hampir angka satu ya. Angka satu adalah berarti macetnya macet parah, macet total, sedangkan kita berusaha untuk mengurangi ini di angka 0,5," kata AHY saat meninjau pembangunan Underpass Bitung, Jumat (6/11/2026).

 

Menurut AHY, pengurangan kemacetan di jalur tersebut juga diharapkan meningkatkan konektivitas antarwilayah dan produktivitas industri. Pasalnya, jalur arteri Tangerang-Serang menjadi akses penghubung sejumlah kawasan industri hingga Pelabuhan Merak.

 

Dengan lalu lintas yang lebih lancar, kendaraan logistik diharapkan dapat bergerak lebih cepat sehingga distribusi barang dan komoditas menjadi lebih efisien.

"Sekaligus meningkatkan produktivitas, karena perjalanan yang lancar artinya juga kendaraan-kendaraan, truk-truk logistik juga bisa bergerak lebih cepat, distribusi komoditas juga bisa lebih cepat, dan mendekatkan masyarakat dengan berbagai lokasi yang memang dituju setiap harinya," ujar AHY.

 

Sementara itu, Plt Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kementerian Pekerjaan Umum, Indra Gunawan, mengatakan pembangunan Underpass Bitung ditargetkan selesai pada 25 Februari 2027.

 

Setelah konstruksi rampung, underpass akan menjalani uji coba selama 30 hari sebelum difungsikan secara resmi.

 

"Jadi selama 30 hari ini memang underpass akan kita buka, tapi statusnya dalam masa uji coba. Jadi selama masa uji coba nanti apabila terjadi kerusakan domain underpass, bisa kita lakukan perbaikan tutup sementara," kata Indra.

 

Indra menjelaskan, Underpass Bitung akan menerapkan sistem satu arah dari Kota Tangerang menuju Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Serang.

 

Sementara itu, kendaraan dari arah Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang menuju Kota Tangerang tetap menggunakan jalur atas. Skema serupa berlaku bagi kendaraan dari arah Curug menuju Serang atau Kota Tangerang maupun sebaliknya.

 

"Jadi jalur atas yang sudah menjadi empat lajur kendaraan," tuturnya.

Editor: Mahesa Apriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut