PANDEGLANG, iNewsBanten - Bencana tanah bergerak terjadi di Kampung Batu Jaya, Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten. Akibat peristiwa tersebut, sebanyak enam rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan dan retak cukup parah.
Peristiwa tanah bergerak itu terjadi pada Minggu pagi. Untuk menghindari risiko jatuhnya korban jiwa, dua kepala keluarga yang rumahnya terdampak paling parah memilih mengungsi ke rumah saudara dan tetangga yang dinilai lebih aman.
Pantauan di lokasi pada Senin, 19 Januari 2026 menunjukkan kondisi bangunan rumah warga mengalami retakan di sejumlah bagian, mulai dari dinding hingga lantai. Beberapa rumah bahkan terancam ambruk jika kondisi tanah kembali bergerak.
Salah seorang warga terdampak, Tola, mengatakan bahwa kejadian tanah bergerak tersebut baru pertama kali dialami oleh warga setempat. Ia mengaku peristiwa itu terjadi secara tiba-tiba pada Minggu pagi.
“Ini baru pertama kali terjadi. Kami sangat khawatir kalau tanah bergerak lagi. Kami berharap pemerintah bisa segera memberikan bantuan kepada warga yang terdampak,” ujar Tola.
Sementara itu, Sekretaris Desa Umbulan, Ujang Saepudin, mengatakan pihak desa saat ini masih terus melakukan pendataan terhadap rumah warga yang terdampak bencana tanah bergerak tersebut.
“Pendataan masih kami lakukan untuk memastikan jumlah rumah dan warga yang terdampak, agar bisa segera dilaporkan ke pihak terkait,” kata Ujang.
Hingga kini, warga terdampak masih berharap adanya bantuan serta penanganan lanjutan dari pemerintah daerah guna mencegah dampak yang lebih luas akibat bencana tanah bergerak tersebut.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
