PANDEGLANG, iNewsBanten - Seorang ibu hamil yang hendak melahirkan terjebak di dalam rumahnya akibat banjir luapan Sungai Cilemer, di Kampung Tongkol, Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang. Kondisi tersebut memaksa kepala desa bersama warga melakukan evakuasi darurat menuju bidan desa. Kamis, (22/01/2026).
Evakuasi dilakukan secara gotong royong menggunakan perahu kecil yang ditarik warga sejauh kurang lebih dua kilometer. Perahu berukuran kecil itu hanya mampu menampung tiga orang, sehingga proses evakuasi harus dilakukan dengan ekstra hati-hati demi keselamatan ibu hamil tersebut.
Kepala Desa Idaman, Ilman, mengatakan ibu hamil bernama Sarminah berada dalam kondisi hamil tua dan membutuhkan penanganan medis secepatnya. Sementara itu, rumah Sarminah terendam banjir sehingga tidak memungkinkan untuk proses persalinan dilakukan di tempat.
“Evakuasi tidak bisa menggunakan kendaraan karena akses jalan menuju puskesmas terputus akibat banjir. Satu-satunya cara adalah menggunakan perahu kecil menuju bidan desa di Kampung Karang Tengah,” ujar Ilman.
Ia berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dapat memberikan perhatian lebih terhadap fasilitas kesehatan di wilayahnya, khususnya dengan membangun Puskesmas Pembantu (Pustu) lengkap dengan sarana dan prasarana penunjang persalinan.
“Kami sangat berharap ada Pustu atau fasilitas kesehatan yang memadai agar warga bisa mendapatkan layanan kesehatan yang layak, terutama saat kondisi darurat seperti ini,” tambahnya.
Diketahui, banjir di Desa Idaman terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama dua hari terakhir. Luapan Sungai Cilemer menyebabkan sejumlah permukiman warga terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi, mulai dari 40 sentimeter hingga satu meter.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
