Kenaikan Harga Kedelai dan Plastik, Pengrajin Tempe di Pandeglang Terpaksa Kurangi Karyawan

Erdi
Pengrajin tempe di Pandeglang menjerit, harga plastik dan kedelai impor naik. (Foto: iNewsBanten).

Meski menghadapi tekanan biaya, Yadi memilih untuk tidak mengurangi ukuran maupun menaikkan harga jual tempe demi menjaga daya beli konsumen. Namun, keputusan tersebut membawa konsekuensi berat.

 

Ia terpaksa merumahkan enam orang karyawannya guna menekan pengeluaran produksi. Jika kondisi ini terus berlanjut, Yadi khawatir usahanya tidak akan mampu bertahan.

 

“Kalau terus begini, bisa-bisa usaha saya tutup,” katanya.

 

Di tengah situasi sulit ini, Yadi berharap pemerintah segera turun tangan, terutama dalam menstabilkan harga kedelai dan bahan baku lainnya agar pelaku usaha kecil tetap bisa bertahan.

 

Kenaikan harga bahan baku yang tidak terkendali dinilai tidak hanya mengancam keberlangsungan usaha mikro, tetapi juga berpotensi berdampak pada ketersediaan pangan berbasis kedelai di masyarakat.

Editor : Mahesa Apriandi

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network