SERANG, iNewsBanten.id – Kecelakaan kerja melanda dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, SPPG Panenjoan yang berlokasi di Desa Teras, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Banten.
Insiden meledaknya mesin sterilisasi wadah makanan (ompreng) tersebut mengakibatkan dua orang pekerja harus dilarikan ke puskesmas akibat luka bakar.
Peristiwa ini berlangsung pada Sabtu, 4 April 2026, kira-kira pukul 10.30 WIB. Saat itu, aktivitas dapur tengah fokus pada pembersihan dan pengeringan wadah untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ledakan hebat diduga bersumber dari alat pengering berbahan stainless steel yang digunakan dalam tahap sterilisasi.
Ade Yusuf, selaku Koordinator Lapangan SPPG Carenang-Binuang, mengonfirmasi kabar tersebut setelah mendapatkan laporan dari pimpinan unit setempat.
“Saya mendapat informasi sekitar pukul 12.00 WIB dari kepala SPPG setempat,” ujarnya Rabu (8/4/2026).
Ade menjelaskan bahwa insiden ini mengakibatkan dua rekannya terluka. Berdasarkan analisis awal, kuat dugaan adanya kesalahan prosedur atau faktor manusia saat mengoperasikan mesin tersebut.
“Secara teknis sebenarnya sudah ada pelatihan, namun kemungkinan terjadi human error saat pengoperasian,” katanya.
Mengenai jaminan kesehatan korban, Ade mengungkapkan bahwa para relawan program MBG ternyata belum sepenuhnya tercover perlindungan sosial. Alhasil, biaya medis saat ini ditanggung oleh pihak mitra kerja.
“BPJS Ketenagakerjaan masih dalam proses, sehingga penanganan korban saat ini difasilitasi oleh mitra,” jelasnya.
Meski persyaratan K3 seperti APAR dan perlengkapan perlindungan diri sudah menjadi standar operasional, evaluasi sementara menunjukkan adanya kelalaian teknis. Mesin pengering tersebut diduga diaktifkan tanpa membuka bagian tertentu yang seharusnya terbuka, sehingga memicu ledakan tekanan.
Kasus ini telah diteruskan ke SPPG pusat sebagai laporan khusus. Kedua korban dilaporkan telah mendapat perawatan medis dan kini menjalani rawat jalan di Puskesmas Carenang.
Pihak kepolisian melalui Kanit Reskrim Polsek Carenang, IPDA Dhenny Hariyanto, membenarkan kejadian di wilayah hukumnya tersebut dan memastikan kondisi korban mulai stabil.
“Korban luka dua orang, sudah dibawa ke puskesmas dan menjalani rawat jalan,” kata dia kepada awak media.
Hingga saat ini, aktivitas di dapur SPPG dilaporkan tetap berjalan normal. Polisi masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti dari ledakan mesin pengering tersebut.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
