Program TMMD ini dinilai tidak sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Sumur bor yang tengah dikerjakan diharapkan mampu menyediakan pasokan air bersih secara stabil untuk kebutuhan rumah tangga, mulai dari konsumsi hingga aktivitas sehari-hari lainnya.
Sejumlah warga mengaku, selama bertahun-tahun mereka hidup dalam keterbatasan air bersih. Ketergantungan terhadap pasokan air dari luar wilayah membuat biaya hidup meningkat, terutama saat musim kemarau panjang. Dengan adanya sumur bor ini, warga berharap tidak lagi mengalami kesulitan yang sama setiap tahunnya.
Danramil 2303/Pulomerak, Mayor Infanteri Muyain, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari peran TNI dalam membantu mengatasi persoalan masyarakat di lapangan. Menurutnya, kehadiran TNI tidak hanya dalam konteks pertahanan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi atas kebutuhan dasar rakyat.
“Program ini menjadi bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami berharap sumur bor ini bisa memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih,” ujarnya.
Ke depan, warga berharap pembangunan serupa dapat diperluas ke titik-titik lain yang masih mengalami persoalan serupa. Mengingat, persoalan air bersih di wilayah perbukitan Pulomerak bukan hanya terjadi di satu lingkungan, melainkan masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu perhatian berkelanjutan dari berbagai pihak.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
