Pengendara Motor di Lebak Tewas Terperosok Lubang Proyek Jalan, Warga Soroti Pengamanan

Febri Febrianto
Polisi saat olah TKP kecelakaan maut di Kabupaten Lebak, Banten. (Foto: Istimewa).

LEBAK, iNewsBanten.id –Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Kaduagung–Cileles, tepatnya di Kampung Bogo, Desa Muara Dua, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten, Jumat malam (29/5/2026). Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia setelah diduga terperosok ke area jalan yang tengah dalam proses perbaikan.

Korban diketahui bernama Mohammad Nur (28), warga asal Madura. Korban mengalami luka berat di bagian tubuh setelah terjatuh ke lubang proyek jalan dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut memicu perhatian warga sekitar karena lokasi proyek disebut minim penerangan dan dinilai membahayakan pengguna jalan yang melintas pada malam hari.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Lebak, IPDA Aris Setiawan, membenarkan adanya kecelakaan tunggal yang menyebabkan seorang pengendara meninggal dunia.

“Benar, telah terjadi kecelakaan tunggal di ruas jalan Kaduagung–Cileles yang mengakibatkan satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia,” ujar Aris saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (30/5/2026).

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara sementara, korban diketahui melaju dari arah Cileles menuju Kaduagung. Saat tiba di lokasi proyek perbaikan jalan di Kampung Bogo, kendaraan yang dikendarainya diduga masuk ke bagian jalan yang sedang dilakukan pengerjaan.

“Korban diduga tidak dapat mengantisipasi kondisi jalan yang sedang dalam pekerjaan sehingga kendaraan terperosok ke area galian proyek dan korban terjatuh,” katanya.

 

Akibat benturan keras, korban mengalami luka serius dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi sebelum sempat mendapatkan penanganan medis.

Petugas dari Polsek Cikulur bersama Satlantas Polres Lebak yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi serta pengaturan arus lalu lintas.

“Setelah proses evakuasi, korban kemudian dibawa ke RSUD Adjidarmo Rangkasbitung untuk penanganan lebih lanjut,” tutur Aris.

Sementara itu, sejumlah warga sekitar mengaku kondisi proyek jalan di lokasi tersebut cukup rawan pada malam hari. Warga menyebut penerangan jalan minim dan meminta pihak pelaksana proyek memperhatikan aspek keselamatan pengguna jalan.

“Kalau malam gelap, apalagi kalau pengendara tidak hafal jalan bisa berbahaya. Harusnya ada pengamanan lebih jelas dan lampu peringatan,” ujar salah seorang warga di sekitar lokasi.

Hingga saat ini polisi masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan, termasuk mengecek standar pengamanan proyek jalan yang sedang dikerjakan di lokasi kejadian.

Kasus tersebut kembali menyoroti pentingnya pengawasan keselamatan dalam pelaksanaan proyek infrastruktur, terutama pada pekerjaan jalan yang tetap dilintasi kendaraan masyarakat saat malam hari.

Editor : Mahesa Apriandi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network