SERANG, iNewsBanten.id – PT Multi Nabati Asahan (MNA), Wilmar Group terus mendukung aktivitas ekonomi nelayan di Desa Terate, Kabupaten Serang, Banten, melalui program bantuan peralatan tangkap ikan yang telah berjalan sejak 2019. Program ini dijalankan bersama Koperasi Berkah Bahari Jaya yang saat ini memiliki 215 anggota nelayan.
Bantuan tersebut antara lain berupa jarring, kolam bioflok, badan kapal, dan normalisasi sungai, yang menjadi kebutuhan utama nelayan dalam melaut dan perlu diganti secara berkala setiap tahun. Bantuan tersebut juga termasuk bakti sosial saat hari besar, seperti Maulud Nabi dan hari raya.
Ketua Koperasi Berkah Bahari Jaya, Robani Hambali mengatakan, keberadaan koperasi telah mendorong perputaran ekonomi, terutama bagi nalayan. Dukungan tersebut membantu mereka menjaga produktivitas di tengah tantangan yang semakin besar dalam sektor perikanan tradisional. Saat ini anggota koperasi memiliki sekitar 40 perahu kecil dan 60 perahu sedang untuk melaut.
“Bantuan peralatan tangkap sangat membantu nelayan karena biaya operasional terus meningkat, sementara hasil tangkapan tidak selalu stabil,” katanya (18/5/2026).
Robani menjelaskan, kondisi cuaca dan tantangan ekonomi membuat sebagian nelayan kini mulai beralih pekerjaan ke sektor industri dan pabrik di sekitar wilayah Banten.
Dampaknya, banyak perahu menganggur. Dia berharap, perusahaan bersedia menambah modal bagi nelayan untuk mengembangkan usaha.
“Kondisi untuk melaut sekarang semakin sulit. Banyak nelayan yang mulai mencari pekerjaan lain di pabrik. Karena itu kami berharap ke depan ada dukungan pengembangan usaha lain seperti budidaya ikan maupun peternakan agar masyarakat memiliki sumber penghasilan tambahan,” timpalnya.
Sementara, Head Industrial Estate Wilmar Byron Oswald menyampaikan, pihaknya terus mendorong program yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar wilayah operasional secara berkelanjutan.
“Kerja sama dengan masyarakat nelayan Desa Terate merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mendukung penguatan ekonomi lokal dan membantu masyarakat menghadapi tantangan usaha di sektor pesisir,” katanya.
Ke depan, perusahaan akan terus membuka ruang dialog dengan masyarakat dan koperasi guna melihat potensi pengembangan program yang sesuai dengan kebutuhan warga setempat.
Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
