Cegah Penyebaran Penyakit Menular, 400 Warga Binaan Lapas Serang Jalani Screening HIV

Erdi
Sejumlah warga binaan lapas serang sedang mengikuti tes kesehatan oleh petugas, foto: ist

SERANG, iNewsBanten.id – Keterbatasan akses informasi dan pemeriksaan kesehatan membuat sebagian masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan, berisiko tidak mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini. Padahal, deteksi awal terhadap penyakit menular seperti Human Immunodeficiency Virus (HIV) menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran serta memastikan penanganan yang tepat.

Sebagai upaya pencegahan dan deteksi dini, Lapas Kelas IIA Serang menggelar kegiatan screening HIV bagi 400 warga binaan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Juni 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas Banten Girang sebagai bagian dari komitmen meningkatkan layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.

Dalam pelaksanaannya, warga binaan mengikuti rangkaian pemeriksaan melalui metode Voluntary Counseling and Testing (VCT) yang meliputi penyuluhan, konseling, serta pemeriksaan kesehatan secara langsung. Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya menjalani tes kesehatan, tetapi juga mendapatkan pemahaman mengenai HIV, cara penularan, upaya pencegahan, serta pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Tenaga kesehatan dari Puskesmas Banten Girang memberikan edukasi secara intensif dan humanis agar warga binaan merasa nyaman selama proses pemeriksaan. Pendekatan tersebut dilakukan untuk membangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab bersama dan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Serang, Riko Stiven, mengatakan bahwa kegiatan screening HIV merupakan bentuk pemenuhan hak dasar kesehatan bagi warga binaan sekaligus langkah nyata dalam menciptakan lingkungan lapas yang sehat dan aman.

“Melalui screening ini, kami ingin memastikan kondisi kesehatan warga binaan tetap terpantau dengan baik. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi agar mereka semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan deteksi dini terhadap penyakit menular,” ujar Riko Stiven, Jumat (26/6/2026).

Menurutnya, kesehatan merupakan salah satu faktor penting yang mendukung keberhasilan program pembinaan di dalam lapas. Karena itu, berbagai upaya promotif dan preventif terus dilakukan melalui kerja sama dengan fasilitas pelayanan kesehatan setempat.

Melalui kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut, Lapas Kelas IIA Serang berharap kesadaran warga binaan terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat. Selain mendukung deteksi dini penyakit menular, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, dan lebih manusiawi.

Editor : Mahesa Apriandi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network