Kakek Viral Ikat Perut karena Lapar di Lebak Dapat Bantuan dari Pemkab, Rumah Tak Layak Jadi Perhati

Febri Febrianto
Foto: madhalim di rumahnya saat menerima bantuan dari Pemkab lebak

LEBAK, iNewsBanten.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak bergerak cepat memberikan bantuan kepada Madhalim (84), kakek asal Desa Kertaraharja, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, yang viral di media sosial karena mengikat perutnya dengan tali plastik untuk menahan lapar saat berjualan kangkung.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Lela Gifty Cleria, mengatakan pihaknya telah mendatangi kediaman Madhalim dan menyalurkan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga tersebut.

 

"Madhalim tinggal bersama istri dan seorang putrinya di sebuah gubuk bekas pabrik kopra. Bantuan yang kami salurkan berupa sembako, peralatan rumah tangga, kasur, serta family kit," ujar Lela kepada wartawan, kamis (30/7/2026).

Menurut Lela, Madhalim sebenarnya telah terdaftar sebagai masyarakat desil 1 dan menjadi penerima BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI). Sementara istrinya juga tercatat sebagai penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). "Ya, Madhalim merupakan penerima manfaat bantuan dari pemerintah," katanya.

 

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Lebak, Iyan Fitriana, menyampaikan bahwa kondisi tempat tinggal Madhalim menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

 

Menurutnya, kebutuhan paling mendesak yang harus segera dipenuhi adalah penyediaan rumah yang lebih layak huni agar Madhalim dan keluarganya dapat tinggal dengan aman dan nyaman.

Sebelumnya, kisah Madhalim menyita perhatian publik setelah video dirinya mengikat perut menggunakan tali plastik demi menahan rasa lapar saat berjualan kangkung beredar luas di media sosial.

 

 Kisah tersebut memicu empati masyarakat dan mendorong Pemkab Lebak untuk segera memberikan bantuan serta melakukan pendampingan kepada keluarga Madhalim.

Editor : Mahesa Apriandi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network