BREAKING NEWS Temuan Jenazah di Pulau Enggano Bengkulu, Diakui Pihak Keluarga

Chaerul
Evakuasi jenazah oleh tim gabungan Basarnas(foto istimewa)

Sementara itu, Operasi SAR terhadap insiden hilang kontak Speedboat Arupadatu 1 telah dilaksanakan sejak 08 - 18 September 2026. Setelah operasi dihentikan, kegiatan pencarian dilanjutkan melalui pemantauan dan koordinasi. Namun hingga 23 September 2026, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban lainnya maupun tanda-tanda keberadaan Speedboat Arupadatu 1.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, menyampaikan bahwa proses pencarian jurnalis hilang telah dilakukan secara maksimal oleh seluruh unsur SAR yang terlibat.

 “Operasi SAR telah dilaksanakan sejak tanggal 8 sampai dengan 18 September 2026. Setelah itu, dilanjutkan dengan pemantauan. Namun sampai dengan 23 September 2026, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban ataupun tanda-tanda Speedboat Arupadatu 1,” ujar Al Amrad.

Dengan teridentifikasinya jenazah Sukarman, proses penanganan korban selanjutnya akan dilakukan sesuai prosedur oleh pihak terkait dan diserahkan kepada keluarga.

Operasi pencarian Speedboat Arupadatu 1 sebelumnya melibatkan unsur SAR gabungan dengan berbagai upaya pencarian di wilayah perairan yang menjadi lokasi kejadian maupun area yang diperkirakan memiliki kemungkinan keberadaan korban dan kapal.

Editor : Mahesa Apriandi

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network